BANGGAI, theopini.id – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahap II, untuk penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Banggai pada 2025, Kamis, 29 Februari 2024.
Dalam pertemuan di dua wilayah tersebut, sektor kesehatan menjadi usulan yang paling mendominasi disampaikan masyarakat, di Kecamatan Mantoh, Lamala, Masama, Balantak, Balantak Selatan, dan Balantak Utara.
Baca Juga: Pemprov Sulteng Gelar Musrembang RKPD, Ini Pesan Gubernur
“Ini sudah titik yang ke empat Musrenbang tahap II, banyak usulan terkait dengan sarana dan prasarana puskesmas maupun pustu, dan ini tentunya menjadi prioritas,” ujar Kepala Bappeda Banggai, Moh Ramli Tongko, dalam sambutannya.
Menurutnya, usulan-usulan dalam sektor kesehatan mencakup berbagai hal, mulai dari peningkatan fasilitas dan infrastruktur Puskesmas hingga jumlah serta kualitas tenaga medis.
Dari hasil Musrenbang, terdapat 469 usulan yang diterima, dengan rincian Kecamatan Mantoh sebanyak 58, Lamala 105, Masama 76, Balantak 85, Balantak Utara 87 dan Balantak Selatan 58.
“Beberapa usulan lainnya, juga mendapat perhatian khusus dan langsung ditanggapi para Pimpinan OPD terkait, salah satunya kebutuhan jaringan internet,” bebernya.
Sementara itu, Kepala DKISP Banggai, Lesmana P Kulab mengatakan berdasarkan data tahun ini, tidak ada lagi area blank spot di kecamatan Masama.
Namun untuk Kecamatan Lamala, sisa satu desa, dan Mantoh sebanyak dua desa. Secara syarat, kata dia, pembangunan tower telah selesai, tinggal mengikuti jadwal pembangunan dari operator,
“Insya Allah, tahun ini secara bertahap akan diselesaikan,” imbuhnya.
Baca Juga: Pemda Parimo Gelar Musrembang, Ini Pesan Wabup Badrun
Menanggapi berbagai usulan, Bupati Banggai, Amirudin menegaskan pentingnya seleksi dan evaluasi dalam menentukan program prioritas untuk kepentingan masyarakat secara keseluruhan.
Hal ini, kata dia, menunjukkan komitmen dalam memastikan program-program yang dipilih benar-benar mampu mensejahterahkan masyarakat luas.







Komentar