PARIMO, theopini.id – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Syamsu Nadjamudin mengatakan, volume kendaraan yang melintas di pertigaan Toboli, Kecamatan Parigi Utara, tiga kali lipat dari hari biasa saat arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 1445 Hijriah.
“Diperkirakan H-3 dan H+3 akan mengalami peningkatan yang signifikan. Apalagi menjelang lebaran, tiga atau empat kali lipat dari biasanya,” ujar Syamsu Nadjamudin, di Toboli, Kamis 4 April 2024.
Baca Juga: Kemenko PMK Bahas Persiapan Idulfitri dan Arus Mudik Lebaran
Pada kondisi normal saja, kata dia, sekitar 1.900 kendaraan keluar dan masuk melintas di pertigaan Toboli, dalam kurun waktu satu jam.
Olehnya, untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan di jalur pertigaan Toboli, telah disiapkan pos pelayanan terpadu.
“Pos pelayanan terpadu ditempakan di jembatan Timbang yang tidak jauh dari pertigaan Toboli,” ungkapnya.
Pos pelayanan terpadu itu, juga menyiapkan tempat service kendaraan yang bekerja sama dengan showroom mobil di Kabupaten Parimo.
Tujuannya, untuk membantu pengguna kendaraan yang mengalami kerusakan mesin saat mudik lebaran.
“Titik macet terparah di wilayah Parimo, Toboli. Jika terjadi peningkatan kendaraan yang signifikan, kemungkinan akan diberlakukan one way (satu jalur),” ujarnya.
Rekayasa lalu lintas, lanjutnya, akan dilakukan dengan cara pembagian kendaraan yang diarahkan masuk ke Terminal Toboli, atau arah menuju Kabupaten Poso.
Baca Juga: Pertamina: Permintaan BBM Selama Arus Mudik Mengalami Lonjakan
Seluruh titik-titik perbatasan masuk ke Kabupaten Parimo, juga dibangun pos pengamanan dan pelayanan.
“Sementara untuk perjalanan melalui laut, sudah terbentuk melalui Pelabuhan Bea Cukai di Parigi. Mereka sudah mendirikan pos serupa,” pungkasnya.






