PALU, theopini.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) mengapresiasi pelaksanaan Festival Kurikulum Merdeka.
Kegiatan ini, digelar Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Tengah, di Kota Palu, mulai 4 hingga 6 Jul8 2024.
Baca Juga: Kemendikbudristek: Pemda Harus Pahami Filosofi Kurikulum Merdeka
“Festival Kurikulum Merdeka adalah momentum kolaborasi dan inovasi, dalam menciptakan pendidikan yang bermakna bagi generasi mendatang,” kata Asisten Pemerintahan dan Kesra Fahrudin Yambas, hadir mewakili Gubernur Sulawesi Tengah, Kamis siang, 4 Juli 2024.
Ia berharap, dengan adanya festival ini, dapat memantik ekosistem belajar yang kreatif, inovatif dan relevan sesuai tuntutan zaman.
Sehingga, kata dia, dapat mencetak insan mandiri yang kompeten serta berdaya saing.
“Mudah-mudahan agenda seperti ini, terus ditingkatkan. Supaya kualitas anak bangsa di Sulawesi Tengah, bisa menjadi penentu pembangunan di masa-masa mendatang,” imbuhnya.
Ia mengatakan, kegiatan ini harus lebih bergema ke masyarakat. Maka saran BPMP disarankan, menghadirkan Festival Kurikulum Merdeka pada momen-momen penting, seperti peringatan HUT provinsi, kemerdekaan ataupun peringatan Hari Sumpah Pemuda.
“Hadirkan pada momen-momen seperti itu, supaya bisa dikenal luas ke masyarakat,” sarannya.
Sementara itu, penanggungjawab kegiatan, Herawati menuturkan Festival Kurikulum Merdeka adalah potret cerita lewat foto dan video, yang dibuat peserta, memuat tentang implementasi kurikulum merdeka belajar.
Karya-karya dipamerkan, berasal dari para peserta yang masuk dalam sejumlah nominasi penghargaan dilombakan.
Baca Juga: Disdikbud Parimo Akan Gelar Sosialisasi Kurikulum Merdeka Belajar
Ia pun berharap, Festival Kurikulum Merdeka sukses menjadi sarana belajar dan berbagi ide-ide yang inspiratif.
“Kita ingin implementasi Kurikulum Merdeka oleh satuan pendidikan, guru dan orangtua bisa dibagikan ke orang lain,” pungkasnya.






