PALU, theopini.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lore Lindu Bariri, Sulawesi Tengah menggelar resmi Workshop serta Seminar Literasi Iklim dan Kualitas Udara, di Palu, Sabtu, 12 Oktober 2024.
Kegiatan yang mengusung tema ”Peran Generasi Muda dalam Aksi Nyata Perubahan Iklim Sulawesi Tengah 2024” ini, dibuka secara resmi Plh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Akris Fattah.
Baca Juga: BMKG Catat 52 Kali Gempa Terjadi di Sulawesi Selama Sepekan
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng), saya mengucapkan terima kasih serta mengapresiasi BMKG Lore Lindu Bariri yang telah menginisiasi kegiatan ini,” kata Akris Fattah, menyampaikan sambutan Pjs Gubernur.
Menurutnya, perubahan iklim dan kualitas udara merupakan permasalah serius yang harus dihadapi. Olehnya sebagai generasi penerus, anak-anak muda memiliki peran penting dalam menghadapi tantangan tersebut, di masa mendatang.
Kegiatan ini, kata dia, bertujuan untuk membekali generasi muda dengan informasi yang relevan, agar mereka menjadi agen perubahan dalam menjaga lingkungan.
Dengan memahami tantangan yang dihadapi, tentunya akan lebih mudah mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kualitas udara lingkungan, juga dapat memicu kesadaran lebih besar dan mendorong perubahan positif.
“Melalui kegiatan literasi ini, kita dapat memahami dampak perubahan iklim terhadap kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Baca Juga: BMKG Sarankan Pemprov Sulteng Lakukan Mitigasi Bencana
Ia berharap, para peserta workshop dapat mendapatkan pengetahuan dan meningkatkan wawasan tentang isu-isu lingkungan serta cara berkontribusi, dalam menjaga kualitas udara dan lingkungan di sekitar.
Diketahui para pemateri dalam workshop dan seminar ini, yakni Kepala BMKG Lore Lindu Bariri, Asep Firman Ilahi, dan Plt Kepala Pusat Layanan Terapan BMKG.












