Sekda Diminta Jadi Motor Ekonomi Daerah dan Akselerator Program Nasional

JAKARTA, theopini.idSekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir, meminta para Sekretaris Daerah (Sekda) mengambil peran lebih strategis sebagai penggerak ekonomi dan pelaksana utama program prioritas nasional di daerah.

Ia menyoroti pentingnya belanja daerah, percepatan investasi, hingga implementasi program sosial sebagai kunci keberhasilan pembangunan nasional.

Baca Juga: Kemendagri Tegaskan Ormas Dilarang Laksanakan Fungsi Penegak Hukum

“Sekda adalah ujung tombak. Bukan hanya menyusun program, tapi memastikan uang daerah mengalir, ekonomi bergerak, dan masyarakat merasakan manfaatnya,” kata Tomsi saat membuka Rapat Kerja Nasional Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (FORSESDASI) di Jakarta, Jum’at, 20 Juni 2025.

Ia pun menyoroti rendahnya realisasi belanja APBD di sejumlah daerah yang menyebabkan perputaran ekonomi menjadi lesu.

Menurutnya, percepatan belanja publik sangat menentukan kontribusi daerah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kalau uang pemerintah tidak dibelanjakan, maka ekonomi tidak berputar. Ini yang menyebabkan daerah stagnan. Sekda harus pastikan itu tidak terjadi,” ujarnya.

Selain percepatan belanja, Tomsi juga menekankan pentingnya penyederhanaan perizinan untuk mendorong masuknya investasi daerah.

Ia menjelaskan, Kemendagri telah menggandeng Kejaksaan Agung dan Polri untuk mengawal proses perizinan agar berjalan cepat dan tanpa hambatan.

“Begitu izin keluar, investasi masuk, tenaga kerja terserap. Ini logika ekonomi yang harus diterapkan di daerah,” tegasnya.

Tak hanya aspek ekonomi, Tomsi juga meminta Sekda aktif dalam mengawal sejumlah program strategis pemerintah pusat seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, program tiga juta rumah, hingga pendirian Sekolah Rakyat.

Ia mencontohkan, Sekolah Rakyat bisa menjadi solusi pendidikan bagi anak-anak dari keluarga sangat miskin, namun membutuhkan dukungan Pemda berupa penyediaan lahan.

Baca Juga: Ribka Haluk Jelaskan Langkah Kemendagri Mitigasi Potensi PSU Berulang

“Kalau Pemda bisa siapkan lahan, satu Sekolah Rakyat bisa tampung seribu siswa. Ini bukan soal proyek, tapi soal masa depan generasi kita,” ujarnya.

Tomsi pun mengajakan agar seluruh Sekda tidak sekadar menjalankan fungsi administratif, tetapi mengambil peran sebagai penggerak utama pembangunan di daerah.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar