PALU, theopini.id – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan, pembangunan Jembatan Palu IV bukan hanya proyek fisik, melainkan representasi komitmen pemerintah dalam membangun sistem pertahanan wilayah yang tangguh pascabencana.
Didampingi Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan, AHY meninjau langsung progres pembangunan Jembatan IV dan Jalan Cumi-Cumi, sembari berolahraga pagi bersama warga dan komunitas pelari Kota Palu.
Baca Juga: Pemerintah Tunda Peresmian Jembatan IV Palu demi Standar Keselamatan Publik
“Ini bukan sekadar jembatan, ini simbol kebangkitan masyarakat Palu dari tragedi besar 2018. Infrastruktur ini dibangun untuk menjaga dan melindungi, dengan konsep mitigasi risiko bencana yang lebih matang,” kata AHY di lokasi peninjauan.
Ia menyebut, Jembatan IV dan Jalan Cumi-Cumi, yang menelan anggaran lebih dari Rp8,3 triliun, memiliki desain khusus untuk memperkuat ketahanan wilayah dari potensi bencana alam, termasuk tsunami.
Di antaranya adalah, elevasi jalan setinggi lima meter dan pembangunan breakwater (pemecah ombak) di sepanjang pesisir Teluk Palu.
“Kita tentu tidak berharap bencana datang lagi, tapi kita harus siap. Karena itu infrastruktur ini dirancang untuk menyelamatkan masyarakat di masa mendatang,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat lewat pembangunan ini menunjukkan keseriusan dalam mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi kawasan terdampak bencana, sekaligus membuka jalan menuju pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi Tengah.
“Kami ingin pembangunan tidak hanya terpusat di Jawa. Sulawesi Tengah, khususnya Palu, punya potensi besar dan harus kita dukung penuh agar bisa bangkit dan berkembang,” tegas AHY.
Gubernur Anwar Hafid menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat, yang terus mengawal pemulihan wilayah pascabencana.
Ia mengatakan Jembatan IV Palu bukan hanya infrastruktur strategis, tapi juga menyimpan nilai emosional bagi masyarakat.
“Jembatan ini adalah bagian dari memori kita bersama. Sebuah harapan baru bagi masyarakat Palu dan Sulteng agar bisa kembali menatap masa depan dengan optimisme,” kata dia.
Selain meninjau pembangunan, AHY juga mengapresiasi semangat warga Palu yang turut serta dalam kegiatan olahraga pagi.
Baca Juga: Pemulihan Aksebilitas dan Mobilitas, PUPR Rekonstruksi Jembatan Palu IV
Ia menyebut kebersamaan tersebut, mencerminkan energi positif dalam menyongsong pemulihan daerah.
“Kami di pusat akan terus mendengar dan mendukung apa yang dibutuhkan daerah. Tidak hanya di Palu, tapi seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News














