MORUT, theopini.id – Gubernur Sulawesi Tengah, H Rusdy Mastura melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kabupaten Morowali Utara (Morut), Jum’at, 23 Agustus 2024.
Di Kabupaten Morut, Kunker menghadiri Tammuan Mali Sang Torayan, yang digelar Kerukunan Keluarga Toraja (KKT) di Lapangan Wita Mori Beteleme, Kecamatan Lembo.
Baca Juga: Polres Morut Amankan Tiga Pucuk Senpi Rakitan dan 300 Amunisi
“Tammuan Mali Sang Torayan merupakan ajang temu kangen sesama warga Toraja yang ada di Kabupaten Morut,” jelas Ketua Panitia Pelaksana, Irwan A Ibon, dalam laporannya.
Pertemuan ini, kata dia, merupakan momen untuk silaturahmi, sekaligus meningkatkan rasa persatuan dan persaudaraan sesama orang Toraja.
Pertemuan besar ini, diikuti seluruh warga Toraja, baik pengurus KKT tingkat kabupaten, kecamatan, desa, kelompok atau badan usaha Sang Torayan serta seluruh warga Toraja yang punya kerinduan untuk bersilaturahmi.
Kegiatan ini, juga memperkenalkan tradisi dan kebudayaan Suku, Festival Masakan, Orasi Kebudayaan, Tarian, Lelang Pembangunan dan Hiburan Rakyat
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura menyampaikan apresiasinya atas Kegiatan Kerukanan Toraja di Kabupaten Morut.
”Saya sangat mengapresiasi kegiatan KKT ini, karena menumbuhkan ikatan kekeluargaan yang luar biasa, dan memberikan kesempatan silaturahmi kembali dengan seluruh masyarakat Suku Toraja,” ujarnya.
Ia berharap, Kabupaten Morut ke depannya tetap menjadi daerah yang indah, tempat tinggal seluruh suku yang hidup dalam perdamaian serta terpenting bisa menjaga persatuan, demi kemajuan Provinsi Sulawesi Tengah.
Baca Juga: Rakor TKPKD Sulteng, Angka Kemiskinan Ekstrem Bangkep dan Morut Meningkat
Rusdy Mastura juga menyampaikan, rencana pembangunan rumah adat Suku Toraja, yakni Tongkonan yang akan dibangun di Kabupaten Morut.
“Saya akan memberikan bantuan dana pribadi secara langsung sebesar Rp 50 juta kepada Ketua KKT, dan pengadaan Kendaraan Operasional Ambulans untuk masyarakat Suku Toraja pada 2025,” pungkasnya.








Komentar