the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Dampak Tambang Ilegal Kayuboko, Puluhan Hektare Sawah di Parigi Tak Lagi Produktif

the OPINIbythe OPINI
13 Juni 2025
in Daerah
Reading Time: 2 mins read
the OPINIbythe OPINI
13 Juni 2025
in Daerah
Reading Time: 2 mins read
DPRD Parimo Desak Perda IPERA Dipercepat, Daerah Jangan Hanya Terima Dampak Tambang

Lokasi IPR Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parimo. (Foto: Oppie)

PARIMO, theopini.id – Puluhan hektare sawah di Desa Pombalowo dan Olaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, tak lagi produktif.

Bukan karena musim kering, tapi akibat aktivitas tambang emas ilegal di hulu Sungai Air Panas-Olaya, tepatnya di wilayah Desa Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat.

Baca Juga: Air Berlumpur, Sawah Terancam: Jeritan Petani di Tengah Kepungan Tambang

Air yang selama ini menjadi sumber penghidupan pertanian dialiri lumpur pekat. Irigasi desa tak mampu menopang kebutuhan lahan.

Baca Juga

Wagub Sulteng Pastikan Layanan Puskesmas di Morowali Terus Ditingkatkan

Rekomendasi Membawa Kasus ke APH Menghilang dari Keputusan Akhir Pansus LHP-BPK Parimo

Akibatnya, petani terpaksa membiarkan sawah mereka mengering, tak tersentuh selama lebih dari satu tahun.

“Kalau di sini, masalahnya pada irigasi. Debit air berkurang karena aliran dari atas membawa endapan lumpur dari tambang emas ilegal di Desa Kayuboko,” kata Kepala Desa Pombalowo, Anwar K, saat dihubungi via WhatsApp, Jumat, 13 Juni 2025.

Menurut Anwar, sekitar 50 hektare sawah milik tiga kelompok tani di desanya, kini tak lagi bisa diolah. Irigasi desa tak cukup mengaliri seluruh lahan.

Satu-satunya harapan, adalah mengembalikan fungsi Sungai Air Panas-Olaya. Namun mustahil, jika tambang terus beroperasi.

Dilema ini semakin berat, terlebih pemerintah tengah mendorong target swasembada pangan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Kami tidak mampu hentikan tambang ilegal, tapi setidaknya jangan sampai merusak sektor lain. Jangan karena kepentingan segelintir orang, banyak yang dikorbankan,” tegas Anwar.

Ia menyebut, pertanian sebagai pondasi ekonomi lokal. Bagi warga Desa Pombalowo, sawah adalah satu-satunya sumber penghidupan. Kini, mereka hanya bisa berharap ada solusi dari wakil rakyat.

“Kami berencana menyampaikan masalah ini ke anggota DPRD Parimo. Harapan kami agar air cukup, sawah bisa digarap kembali,” ujarnya.

Desa Olaya: Nasib Serupa, Harapan Menipis

Nasib serupa dialami warga Desa Olaya. Sekitar 30 hektare sawah di wilayah ini juga terbengkalai. Hanya saat musim hujan petani bisa mengolah lahan.

Baca Juga: Legalisasi Tambang Rakyat Didorong, Kelestarian Alam Dipertaruhkan

Kepala Desa Olaya, Idham mengungkapkan, krisis air akibat tambang emas legal bukan hanya menghantam pertanian. Para nelayan nike, ikan kecil yang biasa ditangkap di muara sungai juga mulai kehilangan hasil tangkapan mereka.

“Saya sebagai kepala desa sudah pasrah. Pernah ke atas (Kayuboko) untuk menegur, tapi malah difitnah menerima jatah dari tambang,” keluhnya.

Baca berita lainnya di Google News

Tags: #DesaOlaya#DesaPombalowo#KecamatanParigi#parigimoutong#PETIKayuboko#Sulteng#tambangemas
ShareSendTweet
Previous Post

Bupati Banggai Tegaskan Target Kurangi Tenaga Kerja Luar Lewat Pelatihan

Next Post

Disdikbud Parimo Terapkan E-Ijazah, Cegah Peredaran Dokumen Palsu

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Program KNMP di Parimo Siap Dikerjakan, Tinggal Tunggu Legalitas Lahan

Program KNMP di Parimo Siap Dikerjakan, Tinggal Tunggu Legalitas Lahan

15 Juli 2026
Palu dan Donggala Siapkan MoU, Perkuat Kolaborasi Pelayanan Publik dan Pembangunan

Palu dan Donggala Siapkan MoU, Perkuat Kolaborasi Pelayanan Publik dan Pembangunan

15 Juli 2026
Wagub Sulteng Ingatkan OPD, Kelalaian Administrasi Pengadaan Bisa Jadi Temuan BPK hingga KPK

Wagub Sulteng Ingatkan OPD, Kelalaian Administrasi Pengadaan Bisa Jadi Temuan BPK hingga KPK

15 Juli 2026
Inspektorat Parimo Temukan Dua Versi Addendum Proyek Perpustakaan, Usulkan Audit Investigasi

Inspektorat Parimo Temukan Dua Versi Addendum Proyek Perpustakaan, Usulkan Audit Investigasi

15 Juli 2026
Pemda Parimo Bentuk Tim Pora, Perketat Pengawasan Investor Asing

Pemda Parimo Bentuk Tim Pora, Perketat Pengawasan Investor Asing

15 Juli 2026
Anwar Hafid Minta Tak Ada Lagi Ego Kewenangan dalam Membangun Pertanian Sulteng

Anwar Hafid Minta Tak Ada Lagi Ego Kewenangan dalam Membangun Pertanian Sulteng

14 Juli 2026

ARTIKEL TERKINI

Kasus Dugaan Mafia Tanah 30 Hektare di Tolitoli Masuk Tahap Penuntutan

Kasus Dugaan Mafia Tanah 30 Hektare di Tolitoli Masuk Tahap Penuntutan

15 Juli 2026
Wagub Sulteng Pastikan Layanan Puskesmas di Morowali Terus Ditingkatkan

Wagub Sulteng Pastikan Layanan Puskesmas di Morowali Terus Ditingkatkan

15 Juli 2026
Rekomendasi Membawa Kasus ke APH Menghilang dari Keputusan Akhir Pansus LHP-BPK Parimo

Rekomendasi Membawa Kasus ke APH Menghilang dari Keputusan Akhir Pansus LHP-BPK Parimo

15 Juli 2026
Polresta Banggai Ringkus Terduga Pembobol Kos, Korban Rugi Rp4 Juta

Polresta Banggai Ringkus Terduga Pembobol Kos, Korban Rugi Rp4 Juta

15 Juli 2026
Program KNMP di Parimo Siap Dikerjakan, Tinggal Tunggu Legalitas Lahan

Program KNMP di Parimo Siap Dikerjakan, Tinggal Tunggu Legalitas Lahan

15 Juli 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Wagub Sulteng Ingatkan OPD, Kelalaian Administrasi Pengadaan Bisa Jadi Temuan BPK hingga KPK

Wagub Sulteng Ingatkan OPD, Kelalaian Administrasi Pengadaan Bisa Jadi Temuan BPK hingga KPK

15 Juli 2026
Nilai SPBE Nol pada 2025, Pemda Parimo Kejar Evaluasi Pemerintahan Digital

Nilai SPBE Nol pada 2025, Pemda Parimo Kejar Evaluasi Pemerintahan Digital

14 Juli 2026
Anwar Hafid Targetkan Produktivitas Padi Sulteng Naik 50 Persen pada 2027

Anwar Hafid Targetkan Produktivitas Padi Sulteng Naik 50 Persen pada 2027

14 Juli 2026
Bupati Banggai Minta Pengurus Empat Cabor KONI Fokus Cetak Atlet Berprestasi

Bupati Banggai Minta Pengurus Empat Cabor KONI Fokus Cetak Atlet Berprestasi

13 Juli 2026
Polres Banggai Gagalkan Peredaran Pil THD Diduga Sasar Pelajar, Emak-emak Ditangkap

Polres Banggai Gagalkan Peredaran Pil THD Diduga Sasar Pelajar, Emak-emak Ditangkap

9 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Indeks Berita
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Pengumuman Pendaftaran Calon Gubernur dan Wakil Gubernur
  • Ramadan
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Terms of Service
  • the OPINI

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In