the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Nasional

Inflasi Meroket, Pemda Diminta Tak Berdiam Diri: Data Jadi Kunci Antisipasi

the OPINIbythe OPINI
23 Juli 2025
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
23 Juli 2025
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
Inflasi Meroket, Pemda Diminta Tak Berdiam Diri: Data Jadi Kunci Antisipasi

Mengari, Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara hybrid dari Jakarta, Selasa, 22 Juli 2025. (Foto: IST)

Baca Juga

BSKDN Minta Pemda Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan, Parimo Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi

Bapenda Parimo: Penyaluran DBH Kurang Salur Belum Ada Kejelasan

DPRD Parimo Usulkan Gaji PPPK Ditanggung APBN, Jaga Ruang Fiskal Daerah

JAKARTA, theopini.id – Pemerintah pusat kembali mengingatkan Pemerintah Daerah (Pemda), untuk tidak pasif dalam menghadapi lonjakan harga bahan pokok yang terus meningkat di sejumlah wilayah.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) harus dijadikan alarm dini untuk bertindak, bukan sekadar dicatat sebagai data statistik.

Baca Juga: Pemda Parimo dan Pemkot Tomohon Jalin Kerja Sama, Strategi Tekan Inflasi

“Data ini tolong betul-betul dipakai. Ini warning. Daerah-daerah dengan inflasi di atas 3 persen, jangan diam. Segera rapatkan barisan, panggil dinas-dinas terkait, BPS, juga asosiasi pedagang,” ujar Mendagri dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara hybrid dari Jakarta, Selasa, 22 Juli 2025.

Berdasarkan pantauan Kemendagri, sejumlah komoditas pangan utama menunjukkan tren kenaikan harga yang kian meluas. Bawang merah, cabai rawit, dan terutama beras tercatat mengalami lonjakan di lebih dari 200 daerah di Indonesia.

Bahkan, harga beras mengalami peningkatan signifikan dari 178 daerah menjadi 205 daerah hanya dalam sepekan terakhir.

Mendagri menggarisbawahi bahwa data tersebut bukan sekadar angka, melainkan sinyal bagi daerah untuk segera mengambil langkah konkret.

Menurutnya, pengendalian inflasi bukan hanya soal menjaga stabilitas ekonomi, tapi juga menyangkut kesejahteraan rakyat, terutama kelompok rentan.

“Fokus utama kita adalah kebutuhan pokok rakyat. Beras itu nomor satu, karena langsung berdampak pada kehidupan sehari-hari masyarakat bawah,” ujarnya.

Presiden Prabowo Subianto, kata Tito, bahkan secara rutin memantau perkembangan inflasi dan meminta laporan detail dari Mendagri, termasuk wilayah terdampak serta penyebab utama kenaikan harga.

Dalam konteks ini, Tito menyinggung ironi ketersediaan beras nasional yang melimpah, namun harga di lapangan justru naik.

Ia menyebut adanya praktik curang pengoplosan beras yang merugikan masyarakat, dan menyamakan praktik itu sebagai “vampir ekonomi” yang menghisap rakyat kecil di tengah krisis.

“Ada praktik yang tak etis, bahkan disebut vampir. Kita punya stok pangan, tapi harga naik karena ulah segelintir pihak. Ini bukan hanya soal distribusi, tapi juga pengawasan dan keberpihakan,” tegasnya.

Ia menambahkan, tantangan semakin besar di daerah-daerah terpencil atau geografis tertutup, seperti Papua Tengah dan sebagian wilayah Sulawesi, yang seharusnya dekat dengan sentra produksi namun tetap menghadapi harga tinggi karena distribusi tidak efisien.

Baca Juga: Inflasi Masih Tinggi, TPID Banggai Bahas Strategi Pengendalian Harga

Ia pun mengingatkan, pengendalian inflasi harus menjadi bagian dari strategi besar membangun kemandirian ekonomi. Negara yang kuat, katanya, bukan hanya yang berdaulat secara politik, tapi juga yang mampu menjamin ketersediaan dan keterjangkauan pangan rakyatnya.

“Jangan hanya tunggu pusat bertindak. Daerah harus bergerak lebih dulu. Gunakan data sebagai dasar aksi, bukan hanya laporan. Karena saat rakyat menjerit karena harga naik, kita tak bisa bilang ‘itu bukan kewenangan saya’,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #Kemendagri#Mendagri#TitoKarnavian
ShareSendTweet
Previous Post

Bupati Parimo Minta Desa Usulkan Program Selaras dengan Visi Misi Gerbang Desa

Next Post

Lewat SIPEDAS, Disdikbud Parimo Ubah Pola Pikir Sekolah soal Bantuan Sarpras

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Meneladani Rasulullah SAW Tak Cukup dengan Cinta, Menag Tekankan Istiqamah

Meneladani Rasulullah SAW Tak Cukup dengan Cinta, Menag Tekankan Istiqamah

25 Agustus 2026
Mendes Yandri Laporkan Kolaborasi Teranyar Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa

Mendes Yandri Laporkan Kolaborasi Teranyar Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa

21 Agustus 2026
Tim Patriot Kementrans dan UNAIR Siapkan Pendampingan Pengolahan Limbah Ikan di Parimo

Tim Patriot Kementrans dan UNAIR Siapkan Pendampingan Pengolahan Limbah Ikan di Parimo

31 Juli 2026
Kemeterian ATR: Data Pertanakan Akurat Perkuat Kebijakan dan Pendapatan Daerah

Kemeterian ATR: Data Pertanakan Akurat Perkuat Kebijakan dan Pendapatan Daerah

30 Juli 2026
Mendagri: Gerakan Pelayanan Publik Harus Jadi Budaya Kerja, Bukan Sekadar Seremonial

Mendagri: Gerakan Pelayanan Publik Harus Jadi Budaya Kerja, Bukan Sekadar Seremonial

24 Juli 2026
Mendes PDT Tegaskan Komitmen Wujudkan Desa Bersinar pada Peringatan HANI 2026

Mendes PDT Tegaskan Komitmen Wujudkan Desa Bersinar pada Peringatan HANI 2026

23 Juli 2026

ARTIKEL TERKINI

BPBD Parimo Geser Alat Berat, Fokus Normalisasi Sungai dan Pulihkan Akses Warga di Kasimbar

BPBD Parimo Geser Alat Berat, Fokus Normalisasi Sungai dan Pulihkan Akses Warga di Kasimbar

30 Agustus 2026
Gusnar Kirim Pejabat Gorontalo Belajar ke Tomohon, Bidik Event Mendunia dan Digitalisasi Pemerintahan

Gusnar Kirim Pejabat Gorontalo Belajar ke Tomohon, Bidik Event Mendunia dan Digitalisasi Pemerintahan

30 Agustus 2026
BPBD Parimo Fokus Pulihkan Akses Air Bersih dan 10 Rumah Terdampak Banjir Bandang Avolua

BPBD Parimo Fokus Pulihkan Akses Air Bersih dan 10 Rumah Terdampak Banjir Bandang Avolua

30 Agustus 2026
Mangkir dari Panggilan, Polda Sulteng Tangkap Dua Pria dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Parimo

Mangkir dari Panggilan, Polda Sulteng Tangkap Dua Pria dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Parimo

30 Agustus 2026
Guru di Ampibabo Galang Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Avolua

Guru di Ampibabo Galang Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Avolua

30 Agustus 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Banjir Rendam 4 Desa di Kasimbar, Jalan Trans Sulawesi Tertutup Material Longsor

Banjir Rendam 4 Desa di Kasimbar, Jalan Trans Sulawesi Tertutup Material Longsor

28 Agustus 2026
Ketua PHDI Parimo: Ngaben Mengingatkan Kita Semua pada Kematian

Ketua PHDI Parimo: Ngaben Mengingatkan Kita Semua pada Kematian

29 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 83 km BaratDaya LABUHA-MALUT

29 Agustus 2026
Disdikbud Parimo Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir Avolua

Disdikbud Parimo Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir Avolua

28 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 6.2 M Guncang 168 km BaratLaut MALUKUBRTDAYA

24 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d