the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Potensi Energi Terbarukan Besar, Sulteng Terhambat Kebijakan Pusat dalam Transisi Energi

the OPINIbythe OPINI
27 November 2025
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
27 November 2025
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
Potensi Energi Terbarukan Besar, Sulteng Terhambat Kebijakan Pusat dalam Transisi Energi

Kegiatan Mendorong Akselerasi Transisi Energi Berkeadilan di Palu, Kamis, 27 November 2025. (Foto: IST)

Baca Juga

Supardin Ditunjuk Ambil Alih PGRI Parimo, Fokus Jaga Roda Organisasi Tetap Berjalan

Dispusarda Parimo Benahi Pendataan untuk Dongkrak IPLM

Cari Penyebab SPM Kesehatan Belum 100 Persen, Dinkes Parimo Gandeng Untad Palu

PALU, theopini.id — Sulawesi Tengah (Sulteng), memiliki cadangan energi terbarukan mencapai 3.597,1 megawatt (MW), memberi peluang besar untuk mempercepat transisi energi dan mendorong pertumbuhan ekonomi hijau.

Namun, dominasi kebijakan pemerintah pusat serta keberadaan PLTU industri (captive) dinilai menjadi hambatan utama dalam mewujudkan energi bersih di daerah ini.

Baca Juga: Forum Jurnalis Sulteng Desak Cagub Sulteng Komitmen Terhadap Lingkungan, Transisi Energi, hingga Pengakuan Masyarakat Adat

“Pemprov Sulawesi Tengah paham, bahwa batu bara menimbulkan dampak kesehatan dan lingkungan yang serius serta tidak berkelanjutan secara ekologis maupun ekonomi. Permasalahannya, batu bara masih dianggap lebih murah dan mudah diakses, sehingga menjadi tantangan utama dalam percepatan transisi energi,” kata Executive Director CERAH, Agung Budiono, dalam kegiatan ‘Mendorong Akselerasi Transisi Energi Berkeadilan’ di Palu, Kamis, 27 November 2025.

Kajian CERAH “Menakar Kesiapan Daerah untuk Transisi Energi” menunjukkan Sulawesi Tengah memperoleh skor 138 dari total 240, menandakan pemerintah provinsi telah memahami urgensi energi bersih.

Sejumlah inisiatif telah digulirkan, mulai dari pembangunan pembangkit listrik tenaga air, biomassa, dan surya, hingga pemasangan LTSHE untuk wilayah yang belum terjangkau listrik.

Meski demikian, Agung mengungkapkan masih ada kendala keberlanjutan. Setelah diserahkan kepada masyarakat, pemeliharaan LTSHE tidak lagi berada pada tanggung jawab pemerintah daerah, sementara kapasitas teknis dan anggaran masyarakat terbatas.

Dampaknya, banyak fasilitas mengalami kerusakan dini dan menghambat target elektrifikasi serta transisi energi inklusif.

Tantangan terbesar justru datang dari kebijakan pusat. Perpres Nomor 112 Tahun 2022 masih memperbolehkan operasional PLTU captive bagi industri. Akibatnya, 12 unit PLTU captive berkapasitas 5 gigawatt (GW) di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) tetap mendominasi sistem energi Sulawesi Tengah.

Hal ini, menekan bauran energi terbarukan menjadi hanya 9,83%, turun dari 10,4% pada 2024 dan jauh dari target 30,51% RUED 2025. Padahal tanpa PLTU captive, bauran energi Sulteng sebenarnya telah mencapai sekitar 40%.

“Operasional PLTU industri ini membuat Sulawesi Tengah mengalami kenaikan emisi hingga 47.091 GgCO₂eq pada 2023, dan 94% berasal dari sektor energi. Pemerintah daerah mengakui pencemaran dan kerusakan lingkungan di kawasan IMIP, namun kewenangannya terbatas pada pemantauan karena izin industri berada di tangan pusat,” tambah Agung.

Pada sisi ketenagakerjaan, hasil riset INDEF juga menunjukkan bahwa transisi energi dan hilirisasi nikel belum sepenuhnya memberi manfaat optimal bagi tenaga kerja lokal.

Meski sektor industri mendorong PDRB menjadi 41,18% pada 2024, hanya 18% pekerja IMIP berasal dari kabupaten di Sulawesi Tengah. Rendahnya kualitas SDM menyebabkan pekerja migran lebih banyak terserap dibanding tenaga lokal.

“Sulawesi Tengah menempati posisi strategis, bukan hanya karena menjadi pusat mineral tetapi juga ekonomi hijau. Oleh sebab itu, peningkatan kapasitas tenaga kerja menjadi kebutuhan mendesak,” ujar Direktur INDEF, Eko Listiyanto.

Koaksi Indonesia dalam sesi terpisah menilai Sulteng memiliki peluang besar membuka lapangan pekerjaan hijau (green jobs).

Namun, keberhasilan itu membutuhkan ekosistem yang kuat serta koordinasi seluruh pemangku kepentingan, pemerintah, swasta, kampus, masyarakat sipil, hingga industri.

Baca Juga: Bendungan Bulango Ulu Siap Genjot Energi Hijau, Pariwisata, dan Hasil Panen Petani Gorontalo

“Green jobs tidak hanya soal keberlanjutan, tetapi juga transformasi keterampilan. Energi terbarukan saja menawarkan sekitar 500 ribu peluang kerja teknis, dan itu baru satu sektor,” kata A Azis Kurniawan, Manajer Kebijakan dan Advokasi Koaksi Indonesia.

Ia menekankan, Sulawesi Tengah dapat menjadi motor ekonomi hijau nasional bila ekosistem kebijakan mendukung dan tenaga kerja lokal disiapkan untuk mengisi posisi strategis, bukan hanya pekerjaan berisiko atau kontrak jangka pendek.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #CERAH#INDEF#KoaksiIndonesia#PemprovSulteng#Sulteng#TransisiEnergi
ShareSendTweet
Previous Post

Pemprov Sulsel Pelajari Tata Kelola dan Pengawasan Proyek Multi Years di Sulteng

Next Post

Kecelakaan Naik 50 Persen, Polda Sulteng Soroti Rendahnya Kesadaran Keselamatan Pengendara

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Supardin Ditunjuk Ambil Alih PGRI Parimo, Fokus Jaga Roda Organisasi Tetap Berjalan

Supardin Ditunjuk Ambil Alih PGRI Parimo, Fokus Jaga Roda Organisasi Tetap Berjalan

8 September 2026
Bupati Amirudin Dorong Desa Singkoyo Terapkan Banggai Satu Data

Bupati Amirudin Dorong Desa Singkoyo Terapkan Banggai Satu Data

8 September 2026
Hadianto: Keluarga Jadi Benteng Utama Cegah Narkoba di Kalangan Pelajar

Hadianto: Keluarga Jadi Benteng Utama Cegah Narkoba di Kalangan Pelajar

8 September 2026
Pemda Parimo Kejar Progres Penataan Ruang dan Pertanahan, Dievaluasi Pekan Depan

Pemda Parimo Kejar Progres Penataan Ruang dan Pertanahan, Dievaluasi Pekan Depan

7 September 2026
Cegah Rabies Menular ke Manusia, Dinas PKH Parimo Sediakan Vaksin Gratis

Cegah Rabies Menular ke Manusia, Dinas PKH Parimo Sediakan Vaksin Gratis

7 September 2026
Revitalisasi Sekolah Parimo Melonjak, dari 15 Menjadi 97 Sekolah

Bupati Parimo Minta Guru Terlibat Tekan Peredaran Narkoba di Kalangan Pelajar

6 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Supardin Ditunjuk Ambil Alih PGRI Parimo, Fokus Jaga Roda Organisasi Tetap Berjalan

Supardin Ditunjuk Ambil Alih PGRI Parimo, Fokus Jaga Roda Organisasi Tetap Berjalan

8 September 2026
Dispusarda Parimo Benahi Pendataan untuk Dongkrak IPLM

Dispusarda Parimo Benahi Pendataan untuk Dongkrak IPLM

8 September 2026
Cari Penyebab SPM Kesehatan Belum 100 Persen, Dinkes Parimo Gandeng Untad Palu

Cari Penyebab SPM Kesehatan Belum 100 Persen, Dinkes Parimo Gandeng Untad Palu

8 September 2026
Berkas P-21, Dua Tersangka Kasus Sabu 42,97 Gram Diserahkan ke Jaksa

Berkas P-21, Dua Tersangka Kasus Sabu 42,97 Gram Diserahkan ke Jaksa

8 September 2026
BERANI Cerdas Sulteng Menjangkau 47 Ribu Mahasiswa pada 2026

BERANI Cerdas Sulteng Menjangkau 47 Ribu Mahasiswa pada 2026

8 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Dapodik Jadi Acuan, Bantuan Revitalisasi 97 Sekolah Parimo Tak Seragam

Dapodik Jadi Acuan, Bantuan Revitalisasi 97 Sekolah Parimo Tak Seragam

8 September 2026
Revitalisasi Sekolah Parimo Melonjak, dari 15 Menjadi 97 Sekolah

Bupati Parimo Minta Guru Terlibat Tekan Peredaran Narkoba di Kalangan Pelajar

6 September 2026
Gubernur Anwar Hafid Siap Bawa Aspirasi PPPK Nakes Sulteng ke Jakarta

Gubernur Anwar Hafid Siap Bawa Aspirasi PPPK Nakes Sulteng ke Jakarta

4 September 2026
Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Anggota Polri dalam Karangan Bunga Viral di Bank Sulteng

Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Anggota Polri dalam Karangan Bunga Viral di Bank Sulteng

4 September 2026
Ruang BPKAD Parimo Nyaris Terbakar Akibat Korsleting Listrik

Ruang BPKAD Parimo Nyaris Terbakar Akibat Korsleting Listrik

7 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d