Anwar Hafid Ajak Pelajar Jadi Garda Terdepan Perangi Narkoba

PALU, theopini.id — Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid mengajak generasi muda, khususnya pelajar SMA dan SMK, untuk menjadi garda terdepan dalam memerangi peredaran narkoba di daerah tersebut.

“Saya mengajak anak-anakku semua menjadi pionir untuk melawan narkoba dan menjadikan Sulawesi Tengah bersih dari narkoba,” kata Anwar Hafid saat kegiatan buka puasa bersama bertajuk “Sulteng Nambaso Bersama Masyarakat” yang dirangkaikan dengan sosialisasi bahaya narkoba di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jum’at, 6 Maret 2026.

Kegiatan tersebut digelar bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr Reny A. Lamadjido, dan dihadiri ribuan masyarakat serta para siswa SMA dan SMK se-Kota Palu.

BACA JUGA:  Tahun Depan Skema Pembelian Gas Elpigi 3 Kg Diperketat

Dalam sambutannya, Anwar Hafid menegaskan, generasi muda sering menjadi sasaran empuk peredaran narkotika, sehingga diperlukan kesadaran dan komitmen kuat untuk menolak serta melawan penyalahgunaannya.

Ia juga mengingatkan, Sulawesi Tengah pernah tercatat sebagai daerah dengan peredaran narkoba terbesar ketiga di Indonesia, sehingga upaya pencegahan harus menjadi perhatian bersama.

Menurutnya, generasi muda perlu membangun tiga karakter utama untuk menghadapi masa depan, yakni karakter moral, karakter intelektual, dan karakter kinerja.

Ia menjelaskan, karakter moral dapat dibangun melalui kedekatan dengan nilai-nilai agama, seperti menjaga ibadah dan memperkuat pembinaan spiritual.

Sementara karakter intelektual, diwujudkan dengan terus menuntut ilmu, serta karakter kinerja melalui kerja keras dan semangat berkarya.

BACA JUGA:  Bappeda: Tersisa 17 Desa Sangat Tertinggal di Sulteng

Pada kesempatan tersebut, Anwar Hafid juga mengajak para pelajar mendukung program Gerakan Siswa Cinta Masjid sebagai bagian dari pembinaan karakter, dan penguatan nilai-nilai keagamaan di kalangan generasi muda.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Tengah, Ferdinand Maksi Pasule, menegaskan, narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda karena dapat merusak kualitas sumber daya manusia.

“Peredaran narkoba tidak akan berhenti jika masih ada yang mengonsumsi. Karena itu peran keluarga, sekolah, dan masyarakat sangat penting untuk membentengi generasi muda dari bahaya narkoba,” ujarnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar