the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Disdikbud Parimo Tekankan Keseimbangan Perlindungan dan Profesionalisme Guru

the OPINIbythe OPINI
6 September 2026
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
6 September 2026
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
Disdikbud Parimo Tekankan Keseimbangan Perlindungan dan Profesionalisme Guru

Kepala Bidang Manajemen SD Disdikbud Parimo, Ibrahim, saat menyampaikan sambutan dalam Konkerkab I PGRI Parimo, Sabtu, 5 September 2026. (Foto: Iwan Sukri)

Baca Juga

Anwar Hafid Targetkan BOS Daerah Jangkau Madrasah Mulai 2027

YHKI Desak Polda Sulteng Usut Pemodal dan Dugaan Pembiaran PETI Rio Pakava

Parimo Registrasikan Sembilan Posyandu, Bidik Jadi Percontohan Enam SPM

PARIMO, theopini.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menekankan, pentingnya keseimbangan antara perlindungan dan kewajiban profesional guru, dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang aman, sehat, berkeadilan, dan bermartabat.

“Guru harus dilindungi, tetapi guru juga harus meningkatkan profesionalismenya. Perlindungan bukan berarti memberikan ruang bagi guru untuk mengabaikan kewajiban. Demikian pula kewajiban profesional tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan hak dan perlindungan guru,” tegas Kepala Bidang Manajemen SD, Ibrahim, saat membacakan sambutan Kepala Disdikbud Parimo dalam Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I PGRI Parimo, Sabtu, 5 September 2026.

Ia mengatakan, perlindungan pendidik dan tenaga kependidikan menjadi perhatian penting ,seiring terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perlindungan bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

Menurutnya, regulasi tersebut memberikan perlindungan dalam aspek hukum, profesi, keselamatan dan kesehatan kerja, serta hak atas kekayaan intelektual.

Perlindungan juga mencakup guru dari kekerasan, ancaman, diskriminasi, maupun perlakuan tidak adil yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas.

Ibrahim menilai, perlindungan guru harus berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi dan profesionalisme.

Hak guru untuk memperoleh perlindungan, tidak boleh dipisahkan dari tanggung jawab dalam menjalankan tugas secara profesional.

Ia mengatakan, pemerintah daerah memiliki peran penting dalam penyelenggaraan perlindungan pendidik dan tenaga kependidikan.

Karena itu, Disdikbud Parimo terbuka membangun komunikasi dan sinergi dengan PGRI untuk mengimplementasikan kebijakan tersebut sesuai kewenangan pemerintah daerah.

Selain isu perlindungan guru, ia menyampaikan, pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Parimo.

Pemerintah daerah, kata dia, terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi dan misi kepala daerah dalam peningkatan sumber daya manusia melalui berbagai program dan kebijakan.

“Diperlukan kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah, guru, kepala sekolah, pengawas, PGRI, orang tua, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada capaian akademik.

Pendidikan juga harus mampu membentuk peserta didik yang berkarakter, berakhlak, kreatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan daerah.

Untuk mencapai tujuan tersebut, guru harus ditempatkan sebagai subjek utama perubahan pendidikan.

Guru perlu diberikan ruang untuk berkembang, kesempatan meningkatkan kompetensi, sekaligus penghargaan atas dedikasi dan pengabdiannya.

Ibrahim juga berharap PGRI terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyampaikan aspirasi guru secara konsultatif dan solutif.

“Ketika guru kuat, pendidikan akan kuat. Ketika pendidikan kuat, maka masa depan daerah dan bangsa juga akan semakin kuat,” katanya.

Ia berharap Konkerkab I PGRI Parimo menghasilkan keputusan, rekomendasi, dan program kerja yang memberikan manfaat bagi kemajuan organisasi, peningkatan profesionalisme guru, serta peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Parigi Moutong.

“Mari kita perkuat silaturahmi, kita satukan persepsi, kita bangun kolaborasi dan kita bergerak bersama untuk mewujudkan guru bermutu, sumber daya manusia berdaya saing dan pendidikan berkualitas menuju Parigi Moutong yang semakin maju,” tandasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DisdikbudParimo#Ibrahim#parigimoutong#PGRIParimo#Sulteng
Previous Post

Disnakertrans Parimo Siapkan Pusat Layanan, Cegah Pekerja Migran Terjebak Nonprosedural

Next Post

Dinsos Parimo Akui Anggaran LPKS ABH Songulara Terbatas, Hanya Rp70 Juta

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Anwar Hafid Targetkan BOS Daerah Jangkau Madrasah Mulai 2027

Anwar Hafid Targetkan BOS Daerah Jangkau Madrasah Mulai 2027

22 Oktober 2026
Reny Dorong Penguatan Aturan Fasilitasi Pesantren di Sulteng

Reny Dorong Penguatan Aturan Fasilitasi Pesantren di Sulteng

21 Oktober 2026
Parimo Perluas Seragam Gratis, 2.380 Siswa MTs Jadi Sasaran

Parimo Perluas Seragam Gratis, 2.380 Siswa MTs Jadi Sasaran

20 Oktober 2026
Disdikbud Parimo Kampanyekan Gerakan Bersama Kembali Anak ke Sekolah

Disdikbud Parimo Kampanyekan Gerakan Bersama Kembali Anak ke Sekolah

20 Oktober 2026
Gubernur Sulteng Pastikan 80 Siswa SMKN 1 Batui Tetap Lanjut Sekolah

Gubernur Sulteng Pastikan 80 Siswa SMKN 1 Batui Tetap Lanjut Sekolah

19 Oktober 2026
KKN Untad 2026 di Parimo Perkuat Edukasi Pertanahan dan Tata Ruang

KKN Untad 2026 di Parimo Perkuat Edukasi Pertanahan dan Tata Ruang

16 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Anwar Hafid Targetkan BOS Daerah Jangkau Madrasah Mulai 2027

Anwar Hafid Targetkan BOS Daerah Jangkau Madrasah Mulai 2027

22 Oktober 2026

Gempa Bumi Terkini 5.2 M Guncang 6 km BaratLaut LEBONG-BENGKULU

22 Oktober 2026
YHKI Desak Polda Sulteng Usut Pemodal dan Dugaan Pembiaran PETI Rio Pakava

YHKI Desak Polda Sulteng Usut Pemodal dan Dugaan Pembiaran PETI Rio Pakava

22 Oktober 2026
Parimo Registrasikan Sembilan Posyandu, Bidik Jadi Percontohan Enam SPM

Parimo Registrasikan Sembilan Posyandu, Bidik Jadi Percontohan Enam SPM

22 Oktober 2026
Anwar Hafid Bentuk Satgas Terpadu, Sisir Potensi Pajak Industri Morowali

Anwar Hafid Bentuk Satgas Terpadu, Sisir Potensi Pajak Industri Morowali

22 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Parimo Perluas Seragam Gratis, 2.380 Siswa MTs Jadi Sasaran

Parimo Perluas Seragam Gratis, 2.380 Siswa MTs Jadi Sasaran

20 Oktober 2026
Wakapolda Sulteng Tekankan Deteksi Dini dan Kesiapsiagaan Karhutla

Wakapolda Sulteng Tekankan Deteksi Dini dan Kesiapsiagaan Karhutla

22 Oktober 2026

Gempa Bumi Terkini 5.3 M Guncang 60 km TimurLaut LABUANBAJO-NTT

18 Oktober 2026
Polda Sulteng Siapkan 165 Rencana Aksi Quick Wins Kapolri hingga Januari 2027

Polda Sulteng Siapkan 165 Rencana Aksi Quick Wins Kapolri hingga Januari 2027

17 Oktober 2026
Sekda Palu Ingatkan ASN Waspadai Investasi Ilegal dan Pinjol

Sekda Palu Ingatkan ASN Waspadai Investasi Ilegal dan Pinjol

20 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d