PARIMO, theopini.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menyosialisasikan program Wajib Belajar 13 Tahun, khususnya pemenuhan layanan satu tahun prasekolah bagi anak sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.
“Kegiatan ini untuk memberikan pemahaman akan pentingnya layanan satu tahun prasekolah sebagai pondasi awal pendidikan anak,” ujar Kabid PAUD dan Dikmas Disdikbud Parimo, Dahniar, dalam laporan panitia, Rabu, 9 September 2026.
Ia mengatakan, dalam rangka mendukung program Wajib Belajar 13 Tahun, salah satu hal penting yang perlu diperkuat adalah pemenuhan layanan pendidikan satu tahun prasekolah sebelum anak memasuki jenjang sekolah dasar.
Menurutnya, melalui layanan PAUD berkualitas, anak akan memperoleh stimulasi yang sesuai dengan tahap perkembangannya, baik dalam aspek sosial, emosional, karakter, maupun kesiapan belajar.
“Oleh karena itu, keberhasilan program ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh pihak, termasuk Pokja PAUD, Bunda PAUD, guru dan keluarga,” katanya.
Dahniar menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan memperkuat peran Bunda PAUD di setiap wilayah kerja dalam melakukan sosialisasi, advokasi, dan menggerakkan masyarakat mengenai pentingnya pendidikan anak usia dini.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diberikan materi mengenai kebijakan dan arahan program Wajib Belajar 13 Tahun serta peran satuan pendidikan dan guru PAUD dalam menyiapkan layanan pendidikan berkualitas.
Ia berharap Pokja PAUD dan Bunda PAUD dapat menjadi penggerak sekaligus mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi serta mengajak masyarakat memberikan kesempatan kepada anak untuk mendapatkan pendidikan prasekolah.
“Kami juga berharap seluruh peserta dapat memiliki pemahaman dan komitmen yang sama bahwa masa satu tahun prasekolah menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan anak,” pungkasnya.
Sosialisasi yang digelar di Aula Disdikbud Parimo itu, turut dihadiri Bunda PAUD Parimo Hj Hestiawati Nangah dan diikuti perwakilan Pokja PAUD, Bunda PAUD, kepala sekolah, guru serta wali murid dari Kecamatan Sausu hingga Ampibabo.
Baca berita lainnya di Google News














