the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Solusi Banjir di Parimo, Wabup Badrun: Penutupan Aktivitas PETI

the OPINIbythe OPINI
20 Mei 2022
in Daerah, Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
20 Mei 2022
in Daerah, Headline
Reading Time: 3 mins read
Solusi Banjir di Parimo, Wabup Badrun: Penutupan Aktivitas PETI

Wakil Bupati Parimo, Badrun Nggai, saat meninjau lokasi banjir di Desa Air Panas, Kecamatan Parigi Barat, Jum'at, 20 Mei 2022. (Foto : Istimewa)

PARIMO, theopini.id – Wakil Bupati (Wabup) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Badrun Nggai mengatakan, solusi penyelesaian banjir yang merendam tiga desa di wilayah setempat, yakni penutupan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

“Meskipun dilakukan normalisasi, dan dibangun bronjong oleh pemerintah di bantaran sungai, banjir akan tetap akan terjadi karena aktivitas PETI di Desa Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat,” ungkap Badrun kepada wartawan, Jum’at, 20 Mei 2022.

Hal itu, diungkapkan Wakil Bupati Parimo, usai meninjau lokasi banjir di Desa Kayuboko dan Air Panas, Kecamatan Parigi Barat, Jum’at.

Baca Juga : 3 Desa di Parimo Terendam Banjir, Warga Duga Akibat Aktivitas PETI

Baca Juga

SPBU Kampal: Penyaluran Solar untuk Nelayan Sudah Sesuai Barcode

Nelayan Parimo Soroti Dugaan Barcode Liar dan “Pasukan Katak” dalam Distribusi Solar

Ratusan Anak Semarakkan Peringatan HAN 2026 di Kota Palu

Menurutnya, pendangkalan sungai masih akan terjadi, selama aktivitas tambang emas tidak dihentikan. Sebab material pasir hasil pengolahan dibuang oleh para penambang ke aliran sungai.

Saat ini kata dia, upaya normalisasi menggunakan alat berat yang beroperasi di lokasi PETI, tak akan menyelesaikan masalah.

Material Pasir yang dikeruh dan ditumpukan di bantaran sungai untuk pembuatan tanggul, dinilainya juga tidak menjadi jaminan air sungai tak meluap, bila intensitas curah hujan meningkat.

“Material pasir ini ditumpuk di bantaran sungai, kalau volume air sungai meningkat pasir itu akan kembali terbawa banjir,” kata dia.

Olehnya, ia akan melakukan pertemuan bersama Forkopimda, pemerintah desa dan kecamatan untuk membahas persoalan tersebut. Bahkan, Badrun menegaskan tidak akan lagi membiarkan aktivitas aktivitas PETI di Desa Kayuboko, beroperasi.

Air masih mengenangi pekarangan rumah warga di Dusun I Desa Air Panas, Jum’at siang, 20 Mei 2022.

“Hari ini, saya masih ada pertemuan sampai sore. Insya allah saya akan melakukan pertemuan dalam waktu dekat. Intinya saya tidak menginginkan lagi ada PETI, karena warga akan terus menerus mengalami dampak dari aktivitas ilegal itu,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Air Panas, Ruslin N. Dg Paha mengatakan, telah menyampaikan ke pemerintah daerah, untuk mencari solusi atas aktivitas PETI di Desa Kayuboko tersebut.

Sebab, pihaknya menduga banjir yang merendam kurang lebih 60 rumah warga di desanya, pada Kamis malam, 19 Mei 2022, akibat aktivitas pertambangan tersebut.

Dia pun mengaku, prihatin dengan kondisi warganya yang menjadi korban terdampak banjir, sejak mulai beroperasinya aktivitas PETI. Apabila hal itu tidak mendapatkan solusi, dikhawatirkan akan menjadi pemicu konflik.  

“Kebetulan tadi ada Pak Wabup, makanya saya langsung sampaikan bagaimana dengan keadaan desa kami ini, apakah akan seperti ini terus? Sehingga, Wabup berjanji akan melakukan pertemuan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan masyarakat,” kata dia.

Baca Juga : Wakil Bupati Parimo Tinjau Lokasi Banjir di Desa Olaya

Rusli menyebutkan, sebelumnya pihak pemerintah desa Air Panas juga telah menyampaikan tentang kondisi desanya ke pemerintah desa Kayuboko, namun solusi yang diberikan tidak menyelesaikan masalah warga.

“Memang ada bantuan, tapi itu tidak seberapa. Kalau kerusakan pekebunan, tidak diganti rugi. Sementara warga kami rata-rata maa pencariannya di situ,” pungkasnya.

Diketahui, banjir yang terjadi Kamis, 19 Mei 2022 merendam tiga desa di Parimo, yakni, Dusun IV Desa Olaya, Dusun II dan Dusun III Desa Kayuboko dan Dusun I Desa Air Panas. Banjir yang terjadi akibat luapan sungai, merendam ratusan rumah warga, dan fasilitas umum.    

Tags: #Banjir#DesaAirPanas#DesaKayuboko#DesaOlaya#Forkopimda#KecamatanParigiBarat#parigimoutong#PETI#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Wakil Bupati Parimo Tinjau Lokasi Banjir di Desa Olaya

Next Post

Dua Pria di Kendari Diamankan Saat Membesuk Rekannya di Rutan

the OPINI

the OPINI

Related Posts

SPBU Kampal: Penyaluran Solar untuk Nelayan Sudah Sesuai Barcode

SPBU Kampal: Penyaluran Solar untuk Nelayan Sudah Sesuai Barcode

24 Juli 2026
Nelayan Parimo Soroti Dugaan Barcode Liar dan "Pasukan Katak" dalam Distribusi Solar

Nelayan Parimo Soroti Dugaan Barcode Liar dan “Pasukan Katak” dalam Distribusi Solar

24 Juli 2026
Ratusan Anak Semarakkan Peringatakan HAN 2026 di Kota Palu

Ratusan Anak Semarakkan Peringatan HAN 2026 di Kota Palu

24 Juli 2026
Sekda Parimo Minta OPD Percepat Verifikasi Koperasi Merah Putih

Sekda Parimo Minta OPD Percepat Verifikasi Koperasi Merah Putih

24 Juli 2026
Pelaku Pencurian Tiga Rumah di Balinggi Jati Dibekuk Polisi

Pelaku Pencurian Tiga Rumah di Balinggi Jati Dibekuk Polisi

24 Juli 2026
Indeks Kerukunan Umat Beragama Kota Palu Lampaui Rata-rata Nasional

Indeks Kerukunan Umat Beragama Kota Palu Lampaui Rata-rata Nasional

23 Juli 2026

ARTIKEL TERKINI

SPBU Kampal: Penyaluran Solar untuk Nelayan Sudah Sesuai Barcode

SPBU Kampal: Penyaluran Solar untuk Nelayan Sudah Sesuai Barcode

24 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 61 km Tenggara SARMI-PAPUA

24 Juli 2026
Nelayan Parimo Soroti Dugaan Barcode Liar dan "Pasukan Katak" dalam Distribusi Solar

Nelayan Parimo Soroti Dugaan Barcode Liar dan “Pasukan Katak” dalam Distribusi Solar

24 Juli 2026
Mendagri: Gerakan Pelayanan Publik Harus Jadi Budaya Kerja, Bukan Sekadar Seremonial

Mendagri: Gerakan Pelayanan Publik Harus Jadi Budaya Kerja, Bukan Sekadar Seremonial

24 Juli 2026
Ratusan Anak Semarakkan Peringatakan HAN 2026 di Kota Palu

Ratusan Anak Semarakkan Peringatan HAN 2026 di Kota Palu

24 Juli 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 65 km Tenggara SARMI-PAPUA

24 Juli 2026
Remaja 18 Tahun Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Remaja 18 Tahun Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

23 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.8 M Guncang 117 km BaratDaya TERNATE-MALUT

24 Juli 2026
Wagub Sulteng Minta OPD Benahi Data Penerima Bedah Rumah

Wagub Sulteng Minta OPD Benahi Data Penerima Bedah Rumah

20 Juli 2026
Bupati Parimo Jalani Tes Urin, Tegaskan Komitmen Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Bupati Parimo Jalani Tes Urin, Tegaskan Komitmen Cegah Penyalahgunaan Narkoba

23 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In