the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

295 IUP Nikel di Pulau Sulawesi, Kuasai 69.442 Hektar Lahan

the OPINIbythe OPINI
27 Desember 2021
in Headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
the OPINIbythe OPINI
27 Desember 2021
in Headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
295 IUP Nikel di Pulau Sulawesi, Kuasai 69.442 Hektar Lahan

Ilustrasi : Berdasarkan catatan Walhi, di Pulau Sulawesi saat ini setidaknya telah terbit 295 IUP nikel, menguasai 690.442 hektare lahan. (Foto : kendaripos.co.id)

Baca Juga

Diduga Eksploitasi Istri, Suami di Banggai Ditetapkan sebagai Tersangka TPPO

RAD Jadi Landasan Intervensi Terpadu Pemda Parimo

Seniman Muda Parimo Terlibat dalam Karya Nominasi AMI Awards 2026

Theopini.id – Berdasarkan catatan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), di Pulau Sulawesi saat ini setidaknya telah terbit 295 Izin Usaha Pertambangan (IUP) untuk komoditas nikel, terbagi di tiga provinsi yakni, di Sulawesi Selatan, Tengah, dan Tenggara.

“Keseluruhan konsesi pertambangan dengan komoditas nikel, menguasai 690.442 hektare lahan atau sama dengan 67,4 persen dari total luas tutupan hutan hasil klasifikasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang berada di tiga provinsi, ” papar Direktur Walhi Sulawesi Selatan, Muhammad Al-Amin secara virtual, dikutip dari CNNIndonesia, Senin, 27 Desember 2021.

Dia menyebutkan, masifnya pemberian izin bagi perusahaan tambang, khususnya pertambangan nikel di Pulau Sulawesi itu, menimbulkan kerusakan hutan atau deforestasi, hingga pencemaran di pesisir, laut, dan pulau-pulau kecil.

Parahnya lagi, kebutuhan akan lahan yang luas dari industri pertambangan nikel ini pun, dipermudah oleh pemerintah.

“Indonesia dengan memberikan izin pinjam pakai kawasan hutan, baik di kawasan hutan produksi hingga kawasan hutan lindung yang selama ini terus dijaga kelestariannya oleh masyarakat adat dan lokal,” kata Amin.

Berdasarkan kajian Walhi Region Sulawesi, Amin menjelaskan, di Pulau Sulawesi terdapat 74 izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) yang diterbitkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan seluas 48.621,98 hektare.

Sementara di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, telah diterbitkan tiga IPPKH kepada tiga perusahaan tambang nikel oleh kementerian lingkungan hidup, dan kehutanan RI, seluas 9.711,77 hektare.

“Kebutuhan akan lahan yang luas dari industri pertambangan, khususnya nikel di Sulawesi harus mengorbankan hutan yang sangat luas,” ungkapnya.

Tentu hal tersebut kata dia, sama dengan pemerintah mengorbankan fungsi ekosistem hutan yang sangat besar dan esensial bagi masyarakat, hanya untuk mempermudah pemilik modal atau perusahaan tambang mengeksploitasi nikel di Sulawesi, dan meraup keuntungan fantastis.

Walhi juga mencatat aktivitas pertambangan nikel di Luwu Timur, Sulawesi Selatan dalam satu dekade terakhir mendorong deforestasi yang sangat luas, pada wilayah-wilayah dalam zona lingkar tambang.

Amin menyebutkan, dalam rentan waktu sejak 2016 hingga 2020 perubahan tutupan hutan lahan kering primer pada wilayah konsesi pertambangan di Luwu Timur, telah berkurang sebesar 782,30 hektar.

“Perusakan kawasan hutan tidak berhenti sebatas penurunan tutupan hutan primer. Meski telah dilindungi oleh undang-undang, masyarakat adat, tapi deforestasi akibat penambangan nikel kian meluas dari tahun ke tahun,” imbuhnya.***

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #IUP#komodiasnikel#pulausulawesi#Sulsel#Sulteng#Sultra#Tambang#WALHI
Previous Post

Pemda Diminta Tak Abaikan Terget Capaian Vaksinasi Lansia

Next Post

16 Juta Warga Miskin di Parimo Teregistrasi PBI BPJS

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Seniman Muda Parimo Terlibat dalam Karya Nominasi AMI Awards 2026

Seniman Muda Parimo Terlibat dalam Karya Nominasi AMI Awards 2026

6 November 2026
Parimo Waspadai Tren Kenaikan Kematian Ibu dan Anak

Parimo Waspadai Tren Kenaikan Kematian Ibu dan Anak

6 November 2026
Dua Karhutla Terjadi di Moutong, Puluhan Hektare Lahan Perkebunan Terbakar

Dua Karhutla Terjadi di Moutong, Puluhan Hektare Lahan Perkebunan Terbakar

6 November 2026
Parimo Kantongi Bantuan Pertanian Rp164 Miliar, Kakao Terbesar

Parimo Kantongi Bantuan Pertanian Rp164 Miliar, Kakao Terbesar

5 November 2026
Gugatan PTUN Dicabut, Bupati Erwin Akhirnya Lantik Sunarti Sebagai Kepala Disdikbud Parimo

Gugatan PTUN Dicabut, Bupati Erwin Akhirnya Lantik Sunarti Sebagai Kepala Disdikbud Parimo

5 November 2026
Cetak Sawah Belum Optimal, Pemda Parimo Siapkan Rotasi Komoditas dan Irigasi

Cetak Sawah Belum Optimal, Pemda Parimo Siapkan Rotasi Komoditas dan Irigasi

4 November 2026

ARTIKEL TERKINI

Diduga Eksploitasi Istri, Suami di Banggai Ditetapkan sebagai Tersangka TPPO

Diduga Eksploitasi Istri, Suami di Banggai Ditetapkan sebagai Tersangka TPPO

6 November 2026
RAD Jadi Landasan Intervensi Terpadu Pemda Parimo

RAD Jadi Landasan Intervensi Terpadu Pemda Parimo

6 November 2026
Seniman Muda Parimo Terlibat dalam Karya Nominasi AMI Awards 2026

Seniman Muda Parimo Terlibat dalam Karya Nominasi AMI Awards 2026

6 November 2026
Kelurahan Layang Makassar Luncurkan Sentra Tukar Sampah Berbasis Aplikasi

Kelurahan Layang Makassar Luncurkan Sentra Tukar Sampah Berbasis Aplikasi

6 November 2026
Rusli Habibie Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Warga Gorontalo

Rusli Habibie Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Warga Gorontalo

6 November 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Diduga Bakar Dua Rumah dan Satu Mobil di Toili, Pria Diamankan Polisi

Diduga Bakar Dua Rumah dan Satu Mobil di Toili, Pria Diamankan Polisi

2 November 2026
519 Lembaga PAUD Terakreditasi, Pemda Parimo Alokasikan Rp1,02 Miliar untuk APE

519 Lembaga PAUD Terakreditasi, Pemda Parimo Alokasikan Rp1,02 Miliar untuk APE

1 November 2026
Dua Pekerja PETI Tewas Tertimbun Longsor, YHKI Desak Penertiban Dongi-Dongi

Dua Pekerja PETI Tewas Tertimbun Longsor, YHKI Desak Penertiban Dongi-Dongi

3 November 2026
Tekan Risiko Kematian Ibu, Parimo Bidik Edukasi Kesehatan Reproduksi Sejak Remaja

Tekan Risiko Kematian Ibu, Parimo Bidik Edukasi Kesehatan Reproduksi Sejak Remaja

4 November 2026

Gempa Bumi Terkini 5.3 M Guncang 1 km BaratDaya TOMOHON-SULUT

2 November 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d