the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Warga Parimo Tertembak, FRAS: Pemerintah Gagal Lindungi Rakyat

the OPINIbythe OPINI
15 Februari 2022
in Daerah
Reading Time: 2 mins read
the OPINIbythe OPINI
15 Februari 2022
in Daerah
Reading Time: 2 mins read
Eva Bande Tegaskan Hak Rakyat Harus Diutamakan dalam Sengketa Tambang Morowali

Ketua Satgs PKA Sulawesi Tengah, Eva Susanti Bande. (Foto: IST)

Baca Juga

Polda Sulteng Sita 382 Gram Sabu dan Amankan 65 Orang dalam Operasi Narkoba

Anwar Hafid Salurkan 5.000 Paket Sembako untuk Warga Morut

Anwar Hafid Minta Pengusaha di Morut Benahi Lingkungan Sebelum Musim Hujan

PALU, theopini.id – Front Rakyat Advokasi Sawit (FRAS) menilai Pemerintah Sulawesi Tengah gagal memberikan perlindungan kepada rakyat, dalam pembubaran aksi unjuk rasa tolak tambang yang mengakibatkan warga di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) terkena tembakan.

“Apa yang terjadi terhadap Erfaldi (21), membuat kami berduka. Saya anggap pemerintah gagal melindungi masyarakat, sampai harus mengalami sedemikian rupa,” ungkap Koodinator FRAS Sulawesi Tengah, Eva Bande, saat dihubungi di Palu, Senin 14 Februari 2022.

Dia menyebut, dalam berbagai catatan peristiwa konflik agraria di Sulawesi Tengah, masyarakat yang memperjuangkan hak-haknya, selalu menjadi korban.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh masyarakat di Parimo, berkaitan dengan persoalan hak dan ruang hidup rakyat, tidak berkaitan dengan persoalan politik atau lainnya.

Seharusnya, dalam pembubaran unjuk rasa tersebut bukan hanya melihat semaca-mata tindakan penutupan jalan Trans Sulawesi, namun penyebab dari permasalahan tersebut.

“Lagi pula ini kan persoalan sudah ada janji yang membuat masyarakat menuntut itu,” ujarnya.

Dia menilai, apa yang terjadi saat itu merupakan akumulasi dari berbagai konflik agraria di Sulawesi Tengah yang kian menumpuk.

Persoalan itu kata dia, bukan hanya di Parimo, namun di juga terjadi di kabupaten lain seperti Banggai, Morowali, dan Buol.

Kepemimpinan baru H. Rusdy Mastura, sebenarnya membawa angin segara bagi pemerintah agar mempriotitaskan menyelesaikan sengketa antara rakyat, negara dan korporasi.

Ditambah lagi, dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo memprogramkan penyelesaian konflik agrarian secara nasional.

“Sehingga, pemerintah Sulawesi Tengah seharusnya melakukan langkah penyelesaian tersebut,” ujar Eva.

Eva menuturkan, pemerintah harus segera membentuk tim penyelesaian konflik agraria di Sulawesi Tengah, sehingga ada langkah sistematis yang dilakukan.

Langkah tersebut lanjutnya, akan menimbulkan rasa keadilan, karena masyarakat menginginkan aspirasi mereka didengarkan, dan dikembalikan hak-haknya oleh pemerintah.

“Pemerintah harus menyelesaikan konflik agrarian dengan waktu sesingkat-singkatnya setelah peristiwa ini. Sehingga, persoalan di sektor tambang, maupun perkebunan karena saat ini juga terjadi perampasan tanah dan kriminalisasi,” tandasnya.

Dia pun menuntut, kepolisian untuk bertanggungjawab atas apa yang dilakukan terhadap masyarakat sipil. Bahkan, meminta Kapolres Parimo dicopot dari jabatannya.

“Ini peristiwa kelam dalam kasus HAM. Ini bukan perkara main-main, sehingga harus ada langkah yang tidak biasa, karena menurut saya ini konflik yang luar biasa,” pungkasnya.

Laporan : Novita Ramadhan      

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #parigimoutong#Sulteng
Previous Post

Komnas HAM Sulteng Kawal Penyelidikan Kasus Warga Tertembak

Next Post

Polda Sulteng Mulai Uji Balistik, Jumlah Senpi Diperiksa Bertambah

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Anwar Hafid Salurkan 5.000 Paket Sembako untuk Warga Morut

Anwar Hafid Salurkan 5.000 Paket Sembako untuk Warga Morut

23 Oktober 2026
Anwar Hafid Minta Pengusaha di Morut Benahi Lingkungan Sebelum Musim Hujan

Anwar Hafid Minta Pengusaha di Morut Benahi Lingkungan Sebelum Musim Hujan

23 Oktober 2026
Sekdaprov Sulteng Tekankan Pencegahan dan Penegakan Hukum Karhutla

Sekdaprov Sulteng Tekankan Pencegahan dan Penegakan Hukum Karhutla

23 Oktober 2026
YHKI Desak Polda Sulteng Usut Pemodal dan Dugaan Pembiaran PETI Rio Pakava

YHKI Desak Polda Sulteng Usut Pemodal dan Dugaan Pembiaran PETI Rio Pakava

22 Oktober 2026
Bupati Parimo Rencanakan Rembuk Santri, Bahas Narkoba hingga Pemberdayaan Pesantren

Bupati Parimo Rencanakan Rembuk Santri, Bahas Narkoba hingga Pemberdayaan Pesantren

22 Oktober 2026
Disperkim Parimo Rapat Fasilitasi di Pemprov Sulteng

Susun Raperda Penyerahan PSU Perumahan, Disperkim Parimo Rapat Fasilitasi di Pemprov Sulteng

22 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Polda Sulteng Sita 382 Gram Sabu dan Amankan 65 Orang dalam Operasi Narkoba

Polda Sulteng Sita 382 Gram Sabu dan Amankan 65 Orang dalam Operasi Narkoba

23 Oktober 2026
Anwar Hafid Minta Pengusaha di Morut Benahi Lingkungan Sebelum Musim Hujan

Anwar Hafid Minta Pengusaha di Morut Benahi Lingkungan Sebelum Musim Hujan

23 Oktober 2026
Anwar Hafid Salurkan 5.000 Paket Sembako untuk Warga Morut

Anwar Hafid Salurkan 5.000 Paket Sembako untuk Warga Morut

23 Oktober 2026
Sekdaprov Sulteng Tekankan Pencegahan dan Penegakan Hukum Karhutla

Sekdaprov Sulteng Tekankan Pencegahan dan Penegakan Hukum Karhutla

23 Oktober 2026
Polres Parimo Amankan 3.072 Liter BBM Bersubsidi, Dua Sopir Diperiksa

Polres Parimo Amankan 3.072 Liter BBM Bersubsidi, Dua Sopir Diperiksa

23 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Antrean BBM di SPBU Kampal Membludak, Satgas Parimo Evaluasi Distribusi

Antrean BBM di SPBU Kampal Membludak, Satgas Parimo Evaluasi Distribusi

21 Oktober 2026
Sekdaprov Sulteng Tekankan Pencegahan dan Penegakan Hukum Karhutla

Sekdaprov Sulteng Tekankan Pencegahan dan Penegakan Hukum Karhutla

23 Oktober 2026
Jarak Sekolah Jadi Kendala, Parimo Siapkan Rumah Singgah bagi Anak di Wilayah Terpencil

Jarak Sekolah Jadi Kendala, Parimo Siapkan Rumah Singgah bagi Anak di Wilayah Terpencil

21 Oktober 2026
Empat Kali Operasi Sarang Narkoba, Polda Sulteng Serahkan 28 Orang ke BNNP

Empat Kali Operasi Sarang Narkoba, Polda Sulteng Serahkan 28 Orang ke BNNP

18 Oktober 2026
Wagub Reny Minta Karang Taruna Lindungi Pemuda dari Narkoba

Wagub Reny Minta Karang Taruna Lindungi Pemuda dari Narkoba

20 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d