Realisasi Retribusi Sampah di Kota Palu Masih Jauh dari Target

PALU, theopini.id Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu, Sulawesi Tengah menyebut, realisasi Pendapatan Asli (PAD) retribusi sampah sepanjang 2023, baru mencapai 35 persen dari total target Rp15 miliar.  

“Memang masih dibilang jauh dari sasaran PAD. Terkumpul saat ini, sekitar Rp4,9 miliar atau 35 persen. Tapi kami selalu optimis agar bisa mencapai target, minimal sebanyak 50 persen” ungkap Kepala Dinas DLH Kota Palu, Mohamad Arif, di Palu, Jum’at, 8 September 2023.

Baca Juga: Menko PMK: Limbah Sampah Plastik, Ancaman Kelestrian Bumi

Capaian realisasi terget, kata dia, tinggal menghitung beberapa bulan ke depan, sebelum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, Pemerintah Kota Palu, menetapkan besaran angka terpenuhi di akhir Desember 2023.

Rendahnya realisasi, disebabkan pengadaan unit operasional di masing-masing kelurahan, baru dilakukan pada Juni 2023, dan baru beroperasi pada Agustus 2023.

“Harapanya September ini, mereka sudah melakukan penagihan,” katanya.

Besaran tarif retribusi sampah yang ditetapkan Pemerintah Kota Palu, kata dia, sudah sesuai dengan biaya operasional yang dikeluarkan.

Saat ini, DLH Palu sedang fokus melakukan pengawasan di lapangan dan peningkatan pelayanan, untuk memaksimalkan capaian target.

Arif berharap, masyarakat sadar dan peduli, untuk bisa membantu pemerintah kota Palu, dengan melakukan pembayaran retribusi sampah sesuai tarif.

Baca Juga: Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Pesisir Pantai Bantaya

“Pemerinta sudah berupaya untuk mengangut sampah hasil kita semua. Masyarakat diharap dapat berpartisipasi dalam rangka membayar retribusi,” pungkasnya.

Diketahui, dalam pembayaran retribusi sampah masyarakat dapat dilakukan dengan mengunjugi kelurahan, RT, dan Kantor pelayanan terdekat.

Komentar