PALU, theopini.id – Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid menegaskan, dukungannya terhadap pelaksanaan Sidang Tanwir Muhammadiyah 2026 di Palu bukan hanya bentuk perhatian kepada organisasi, tetapi juga strategi untuk memperkuat promosi daerah di tingkat nasional.
“Insyaallah, saya dukung. Jangankan Tanwir, Muktamar saja saya siap dukung,” tegas Anwar Hafid saat menerima audiensi jajaran Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sulawesi Tengah di ruang kerjanya, Rabu, 24 Desember 2025.
Baca Juga: Bupati Banggai Terima Kunjungan Studi Tiru Pemda Tana Tidung
Menurutnya, semakin banyak event nasional digelar di Sulawesi Tengah, semakin besar peluang daerah ini dikenal luas, baik dari sisi potensi maupun tantangan pembangunan.
Ia menekankan, kehadiran ribuan peserta dari seluruh Indonesia akan menjadi momentum memperlihatkan keunggulan Sulteng secara langsung.
“Supaya banyak yang bisa melihat kita, melihat kekurangan atau kalau ada potensi kita, bukan cuma dengar-dengar. Kalau mereka datang langsung ke sini, bisa dilihat sebenarnya daerah kita ini luar biasa,” ujarnya.
Dukungan tersebut dituangkan dalam Surat Rekomendasi resmi yang ditandatangani Gubernur, menyatakan kesiapan Provinsi Sulawesi Tengah menjadi tuan rumah Sidang Tanwir Muhammadiyah 2026.
Bahkan, Anwar berencana menemui langsung Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir, untuk menyampaikan dukungan tersebut.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus mendorong agar organisasi-organisasi besar menjadikan Sulawesi Tengah sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan nasional.
Hal ini, kata Anwar Hafid, sejalan dengan visi menjadikan Sulawesi Tengah sebagai pusat kegiatan strategis yang mampu menggerakkan ekonomi lokal.
Baca Juga: Bupati Banggai Studi Tiru di Jabar, Dorong Percepatan PI 10% di Sektor Migas
Sidang Tanwir sendiri merupakan forum permusyawaratan tertinggi kedua di Persyarikatan Muhammadiyah setelah Muktamar, yang diikuti perwakilan PW Muhammadiyah se-Indonesia.
Kehadiran forum ini di Palu, diyakini akan memberi dampak positif bagi citra daerah sekaligus memperkuat jejaring sosial dan keagamaan di masyarakat.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar