the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

TPP Dokter Spesialis Kandungan di RSUD Anuntaloko Parigi Belum Dibayarkan

the OPINIbythe OPINI
11 April 2024
in Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
11 April 2024
in Headline
Reading Time: 3 mins read
TPP Dokter Spesialis Kandungan di RSUD Anuntaloko Parigi Belum Dibayarkan

Ilustrasi (Foto : Media Indonesia)

Baca Juga

17 IPR Segera Diserahkan, DPRD Parimo Soroti Manfaat Ekonomi bagi Daerah

Survei Air Tanah dan Uji Sondir Dilakukan Jelang Pembangunan Sekolah Rakyat di Parimo

Salurkan Bantuan Pangan, Bupati Parimo Soroti Kendala Distribusi ke Wilayah Terpencil

PARIMO, theopini.id – Dua Dokter Spesialis Kandungan di RSUD Anuntaloko Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, keluhkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang belum dibayarkan.

Dampaknya, kedua Dokter Spesialis Kandungan tersebut, memilih menghentikan layanan pasien bersalin di RSUD Anuntoko Parigi, yang terjadi sejak empat hari terakhir.

Baca Juga: Pengurus IDI dan IBI Sepakat Insentif Nakes di Parimo Dikurangi

“Bukannya saya tidak mau. Kalau dibayar, ya langsung pelayanan. Dari Januari sampai Maret ditahan sama manajemen rumah sakit. Padahal ditunggu lama,” ungkap dr Spesiali Kandungan RSUD Anuntaloko Parigi, I Gusti Ngurah Anom, di Parigi, Rabu, 10 April 2024.

Menurut dia, bila masalah Activity of Daily Living (ADL) menjadi penyebab TPP belum dibayarkan, sebenarnya bisa dibicarakan dengan baik-baik.

Namun, pihak manajemen RSUD Anuntaloko Parigi tidak membuka komunikasi. Sehingga, ia bersama rekannya memilih menghentikan pelayanan hingga TPP dibayarkan.

“Menurut saya, kalau manajemen mau ada pelayanan, dan dianggap mendesak, mestinya jangan terlalu kaku. Dibayar dulu, baru dibicarakan ADL,” tukasnya.

Ia pun menyinggung soal sanksi pemotongan TPP bagi dokter yang datang terlambat dari waktu yang telah ditetapkan.

Sementara, pelayanan pasien bersalin yang dilakukannya serta rekan Dokter Spesialisis Kandungan lainnya pada waktu malam hingga subuh, tidak masuk dalam perhitungan kinerja.

Namun, ia  mengaku, sepanjang bertugas di RSUD Anuntaloko Parigi, belum pernah dikenai sanksi, karena diwajibkan membuat ADL sesuai waktu 08.00-14.00 WITA.

“Saya bukannya orang baik, tetapi berusaha menjadi baik. Kalau saya membuat ADL sesuai 08.00-14.00, supaya tidak dipotong itu, berarti saya bohong,” ungkapnya.

Permasalah ADL, lanjut dr Anom, memang kerap menjadi perdebatan diantara Dokter Spesialis RSUD Anuntaloko Parigi, dalam kurun waktu empat tahun terakhir.

“Tetapi, terus saja belum ada titik terang. Memuncaknya, setelah insentif dihentikan, ya kami stop juga pelayanan,” tukasnya.

Senada, Dokter Spesiaslis Kandungan, dr Made Sutanaya mengatakan, menghentikan pelayanan terhadap pasien bersalin, dan hamil di RSUD Anuntaloko Parigi, dilakukannya dengan sangat berat hati.

Tetapi, tidak adanya kejelasan dari pihak manajemen RSUD Anuntaloko Parigi, membuat pihaknya mengambil langkah tersebut. Apalagi, Laporan Pertanggungjawaban (LPj) telah ditandatanganinya.

“Di sini ada diskriminasi, kenapa yang lain diberikan, kami tidak. Sementara, semuanya sama. Bahkan, ada Dokter Spesialis yang dibuatkan ADL-nya, kenapa kami tidak?,” tandasnya.

Menanggapi itu, Direktur RSUD Anntaloko Parigi, dr Revy Tilaar mengatakan, kedua Dokter Spesialis Kandungan yang berstatus ASN tersebut, belum membuat ADL sesuai Peraturan Bupati (Perbup).

“Uangnya (TPP) ada, sudah masuk ke rekening penampungan. Karena kalau tidak dibuat, maka mereka harus mengembalikan dari Oktober 2023 sampai April 2024. Mudah-mudahan mereka sudah buat ADL, hari Selasa bisa kami bayar,” terangnya.

Baca Juga: IDI Akan Cabut Rekomendasi Izin Praktek Dokter di Parimo

Soal pelayanan pasien bersalin dan ibu hamil, kata dia, sebenarnya menjadi tanggung jawab kedua Dokter tersebut, sesuai Perbup.

“Kami sebagai Direksi punya tanggung jawab sesuai dengan Tupoksi. Kami akan membuat surat teguran, dan persoalan ini sudah dilaporkan ke Pak Pj Bupati dan Sekda,” pungkasnya.

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #kemenkes#Menkes#parigimoutong#RSUDAnuntalokoParigi#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Mendagri Harap Idulfitri Jadi Momen Kebahagiaan dan Kedamaian Pascapemilu

Next Post

Pemuda 30 Tahun Asal Toili Diduga Tewas Bunuh Diri

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Salurkan Bantuan Pangan, Bupati Parimo Soroti Kendala Distribusi ke Wilayah Terpencil

Salurkan Bantuan Pangan, Bupati Parimo Soroti Kendala Distribusi ke Wilayah Terpencil

29 Agustus 2026
Hadiri Ngaben Massal di Mepanga, Bupati Erwin Tekankan Nilai Gotong Royong

Hadiri Ngaben Massal di Mepanga, Bupati Erwin Tekankan Nilai Gotong Royong

29 Agustus 2026
Banjir Kasimbar Belum Surut, Jembatan Peningka Putus dan 188 KK Terdampak

Banjir Kasimbar Belum Surut, Jembatan Peningka Putus dan 188 KK Terdampak

28 Agustus 2026
Kejari Parimo Kedepankan Pendekatan Humanis Tangani Anak, 142 SPDP Masuk Sejak Januari 2026

Kejari Parimo Kedepankan Pendekatan Humanis Tangani Anak, 142 SPDP Masuk Sejak Januari 2026

28 Agustus 2026
Hari Kedua Pascabanjir Avolua, BPBD Parimo Fokus Bersihkan Rumah Warga dan Pulihkan Air Bersih

Hari Kedua Pascabanjir Avolua, BPBD Parimo Fokus Bersihkan Rumah Warga dan Pulihkan Air Bersih

27 Agustus 2026
BPKP Sulteng Evaluasi Tata Kelola Keuangan Parimo, Dorong Penguatan Perencanaan dan Pengadaan

BPKP Sulteng Evaluasi Tata Kelola Keuangan Parimo, Dorong Penguatan Perencanaan dan Pengadaan

27 Agustus 2026

ARTIKEL TERKINI

17 IPR Segera Diserahkan, DPRD Parimo Soroti Manfaat Ekonomi bagi Daerah

17 IPR Segera Diserahkan, DPRD Parimo Soroti Manfaat Ekonomi bagi Daerah

29 Agustus 2026
Survei Air Tanah dan Uji Sondir Dilakukan Jelang Pembangunan Sekolah Rakyat di Parimo

Survei Air Tanah dan Uji Sondir Dilakukan Jelang Pembangunan Sekolah Rakyat di Parimo

29 Agustus 2026
Salurkan Bantuan Pangan, Bupati Parimo Soroti Kendala Distribusi ke Wilayah Terpencil

Salurkan Bantuan Pangan, Bupati Parimo Soroti Kendala Distribusi ke Wilayah Terpencil

29 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 83 km BaratDaya LABUHA-MALUT

29 Agustus 2026
Munafri Minta Cendekiawan Kawal Pembangunan Makassar, Kebijakan Harus Terukur

Munafri Minta Cendekiawan Kawal Pembangunan Makassar, Kebijakan Harus Terukur

29 Agustus 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Kompol Frangky Dimutasi, Jabatan Wakapolresta Banggai Belum Terisi

Kompol Frangky Dimutasi, Jabatan Wakapolresta Banggai Belum Terisi

25 Agustus 2026
Bupati Erwin Dukung Raker FKPP Parimo dan Persiapan Hari Santri Nasional

Bupati Erwin Dukung Raker FKPP Parimo dan Persiapan Hari Santri Nasional

27 Agustus 2026
Pembunuhan Satu Keluarga di Duyu Dijerat Empat Pasal dengan Ancaman Berlapis

Pembunuhan Satu Keluarga di Duyu Dijerat Empat Pasal dengan Ancaman Berlapis

27 Agustus 2026
Festival Air Terjun Mambuku Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Warga Parigi Utara

Festival Air Terjun Mambuku Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Warga Parigi Utara

29 Agustus 2026
Respons Kasus Febrianti, Disnakertrans Parimo Gandeng BP3MI Palu

Respons Kasus Febrianti, Disnakertrans Parimo Gandeng BP3MI Palu

24 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d