the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Soal Blokade Fasilitas Umum, Ahli Waris Bantah Tudingan Lurah Kampal

the OPINIbythe OPINI
25 Februari 2022
in Daerah
Reading Time: 2 mins read
the OPINIbythe OPINI
25 Februari 2022
in Daerah
Reading Time: 2 mins read
Soal Blokade Fasilitas Umum, Ahli Waris Bantah Tudingan Lurah Kampal

Keluarga ahli waris Lasanudin, yakni Ahmad, Ulfa dan Syamsia saat menyampaikan keberatannya ke Lurah Kampal, Djamia A. Yodjodolo, Kamis 24 Februari 2022. (Foto : Arif Budiman)

Baca Juga

Iswara-Sekretariat DPRD Parimo Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Avolua

Disnakertrans Parimo Jajaki Jalur Resmi Penempatan Pekerja ke Luar Negeri

Produksi Perikanan Sulteng Naik 20,8 Persen, Kesejahteraan Pembudidaya Masih Jadi Tantangan

PARIMO, theopini.id – Ahli waris almarhum Lasanudin membantah tudingan Lurah Kampal, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, yang menyebutkan tindakan blokade fasilitas umum dilakukannya beberapa waktu lalu, karena tuntutan ganti rugi lahan.

“Kami tahu Land Consolidation (LC) itu tidak ada ganti rugi dari pemerintah daerah. Penyebab kami blokade jalan itu sebenarnya, agar bisa diundang pemerintah setempat untuk menyelesaikan persoalan lahan keluarga kami,” ungkap salah seorang ahli waris, Ahmad Lasanudin, saat ditemui di Parigi, Kamis 24 Februari 2022.

Dia mengatakan, sebelum memblokade jalan dengan pagar berkawat duri, pihaknya telah meminta kepada pemerintah setempat untuk dipertemukannya dengan ahli waris saudara kandungnya, almarhum Amin Lasanudin.

Pertemuan itu kata dia, untuk meminta agar lokasi pemakaman orang tuannya, yang masuk dalam sertifikat almarhum Amin Lasanudin dikeluarkan.

“Saudara kami, Amin Lasanudin kan sudah meninggal. Ada kekhawatir, jika lahan itu nanti belakangan dijual ahli waris saudara kami, bagaimana dengan nasib lahan pemakaman orang tua kami,” ucapnya.

Namun, kurang lebih dua minggu lamanya menunggu, pemerintah kelurahan setempat tak kunjung mengundang untuk membantu pihaknya menyelesaikan persoalan itu.

Sehingga, tindakan blokir jalan dengan kawat duri dilakukan, untuk mengundang reaksi pemerintah kelurahan, dan pada akhirnya akan mempertemukannya dengan ahli waris Amin Lasanudin.  

“Kalau kami mau menuntut ganti rugi, tidak mungkin kami menghibahkan lahan untuk jalan. Ini hanya upaya agar kelurahan mau membantu menyelesaikan masalah internal keluarga kami,” kata dia.

Sementara itu, ahli waris lainnya, Ulfa Lasanudin menyayangkan tudingan Lurah Kampal terhadap keluarganya.

Seharusnya, Lurah tidak menyampaikan pernyataan yang hanya diketahuinya dari orang lain. Namun, sebaiknya mengundang kedua belah pihak keluarga, untuk menyelesaikan persoalan.

“Masyarakat yang tidak paham soal LC, mungkin akan beranggapan demikian. Tapi, Lurah harusnya tidak serta merta menyampaikan seperti itu, dan akhirnya ramai diberitakan,” tuturnya.

Menanggapi hal itu, Lurah Kampal, Djamia A. Yodjodolo mengatakan, pihaknya menerima informasi penyebab blokade jalan karena belum diganti rugi Bupati Parimo, dari masyarakat sekitar.

“Kalau memang mereka keberatan dengan itu, saya akan pertemukan dengan masyarakat yang menyampaikan itu ke saya,” ungkap Lurah.

Sebelumnya, salah seorang warga Kabupaten Parigi Moutong, Ahmad Lasanudin, melakukan blokade fasilitas umum dengan membangun pagar berawat duri di tengah jalan di Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi.

Tindakan blokade jalan tersebut dilakukan warga, karena mengaku belum menerima ganti rugi lahan, dari pemerintah daerah setempat.

“Terkait jalan di lokasi  almarhum Amir Lasanudin memang sudah di pagar oleh saudaranya Ahmad Lasanudin. Alasannya milik mereka dan belum dibayar oleh Bupati Parimo,” ungkap Lurah Kampal, Djamia A. Yodjodolo saat ditemui di Parigi, Kamis, 10 Februari 2022.

Laporan : Novita Ramadhan

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #parigimoutong#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Pria Penghuni Apartemen di Jakpus Tewas Terjatuh dari Lantai 23

Next Post

Jokowi Tinjau Vaksinasi Anak dan Lansia di Kota Palu

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Disnakertrans Parimo Jajaki Jalur Resmi Penempatan Pekerja ke Luar Negeri

Disnakertrans Parimo Jajaki Jalur Resmi Penempatan Pekerja ke Luar Negeri

11 September 2026
34 Dokumen Tanah Pemda Parimo Sudah Diukur, 17 Masih Dikembalikan

34 Dokumen Tanah Pemda Parimo Sudah Diukur, 17 Masih Dikembalikan

11 September 2026
Wagub Gorontalo Minta Keamanan Pangan MBG Diawasi dari Dapur hingga Sekolah

Wagub Gorontalo Minta Keamanan Pangan MBG Diawasi dari Dapur hingga Sekolah

10 September 2026
Kepmen WPR Ditarget Terbit November 2026, Gorontalo Kejar Kepastian IPR Tambang Rakyat

Kepmen WPR Ditarget Terbit November 2026, Gorontalo Kejar Kepastian IPR Tambang Rakyat

10 September 2026
Sekda Parimo Dorong Sertifikasi Tanah untuk Perkuat Pengamanan Aset Daerah

Sekda Parimo Dorong Sertifikasi Tanah untuk Perkuat Pengamanan Aset Daerah

9 September 2026
Supardin Ditunjuk Ambil Alih PGRI Parimo, Fokus Jaga Roda Organisasi Tetap Berjalan

Supardin Ditunjuk Ambil Alih PGRI Parimo, Fokus Jaga Roda Organisasi Tetap Berjalan

8 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Gempa Bumi Terkini 6.2 M Guncang 166 km TimurLaut MALUKUBRTDAYA

11 September 2026
Iswara-Sekretariat DPRD Parimo Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Avolua

Iswara-Sekretariat DPRD Parimo Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Avolua

11 September 2026
Disnakertrans Parimo Jajaki Jalur Resmi Penempatan Pekerja ke Luar Negeri

Disnakertrans Parimo Jajaki Jalur Resmi Penempatan Pekerja ke Luar Negeri

11 September 2026
Produksi Perikanan Sulteng Naik 20,8 Persen, Kesejahteraan Pembudidaya Masih Jadi Tantangan

Produksi Perikanan Sulteng Naik 20,8 Persen, Kesejahteraan Pembudidaya Masih Jadi Tantangan

11 September 2026
Disdikbud Parimo Ingatkan Sekolah dan PKBM Tak Manipulasi Data Siswa

Disdikbud Parimo Ingatkan Sekolah dan PKBM Tak Manipulasi Data Siswa

11 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Banggai Surplus Beras, Mentan Amran: Contoh Baik Kolaborasi Gubernur dan Bupati

Banggai Surplus Beras, Mentan Amran: Contoh Baik Kolaborasi Gubernur dan Bupati

10 September 2026
Kepmen WPR Ditarget Terbit November 2026, Gorontalo Kejar Kepastian IPR Tambang Rakyat

Kepmen WPR Ditarget Terbit November 2026, Gorontalo Kejar Kepastian IPR Tambang Rakyat

10 September 2026
Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Anggota Polri dalam Karangan Bunga Viral di Bank Sulteng

Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Anggota Polri dalam Karangan Bunga Viral di Bank Sulteng

4 September 2026
Revitalisasi Sekolah Parimo Melonjak, dari 15 Menjadi 97 Sekolah

Bupati Parimo Minta Guru Terlibat Tekan Peredaran Narkoba di Kalangan Pelajar

6 September 2026
Masjid Besar Darussalam Parigi Didorong Jadi Pusat Pembinaan Umat

Masjid Besar Darussalam Parigi Didorong Jadi Pusat Pembinaan Umat

10 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d