Mendagri Izinkan Rapat di Hotel untuk Bantu Ekonomi Lokal

JAKARTA, theopini.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong Pemerintah Daerah (Pemda), untuk menjadikan belanja kegiatan sebagai instrumen pemulihan ekonomi, khususnya bagi sektor perhotelan dan restoran yang masih terdampak secara ekonomi.

Ia menegaskan, kegiatan rapat di hotel oleh Pemda bukan hanya soal anggaran, tapi bagian dari strategi mendukung ekosistem ekonomi lokal.

Baca Juga: Kemendagri Tekankan Pendekatan Komprehensif untuk Status Empat Pulau Aceh–Sumut

“Silakan Pemda mengadakan kegiatan di hotel atau restoran, asalkan tidak berlebihan dan diarahkan pada tempat yang sedang kesulitan. Ini soal menjaga sektor yang punya rantai pasok luas dan banyak menyerap tenaga kerja,” ujarnya saat pelantikan Dewan Pengurus Nasional ADKASI periode 2025–2030 di Jakarta, Kamis, 19 Juni 2025.

Menurutnya, sektor hospitality memiliki keterkaitan erat dengan berbagai lini ekonomi lainnya, mulai dari logistik hingga hiburan. Karena itu, dukungan pemerintah menjadi penting agar industri ini tidak lumpuh.

“Kalau mereka tutup, PHK terjadi, dan rantai pasok ikut terdampak. Jadi jangan dilihat dari sisi pengeluaran saja, tapi bagaimana belanja pemerintah bisa jadi stimulus ekonomi,” jelasnya.

Arahan ini, kata dia, selaras dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto, yang meminta agar sektor-sektor padat karya seperti perhotelan tidak dibiarkan terpuruk.

Baca Juga: Kemendagri Fokus Kawal Anggaran Daerah Papua untuk Tekan Kasus Malaria

Ia menolak, membuat aturan teknis dalam bentuk Permendagri soal penggunaan anggaran rapat di hotel, karena khawatir justru menyulitkan pemerintah daerah dalam bertindak cepat.

“Saya tidak ingin membuat Permendagri yang terlalu rinci. Lebih baik serahkan pada diskresi kepala daerah, tentu dengan pengawasan dari DPRD. Tapi saya tetap terbuka terhadap masukan,” tegasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar