the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Nasional

Bima Arya: Daerah Butuh Pemimpin Hijau, Bukan Sekadar Anggaran Seremonial

the OPINIbythe OPINI
5 Agustus 2025
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
5 Agustus 2025
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
Bima Arya: Daerah Butuh Pemimpin Hijau, Bukan Sekadar Anggaran Seremonial

Wamendagri Bima Arya Sugiarto saat berbicara dalam Konferensi Nasional Pendanaan Ekologis 2025 di Jakarta, Selasa, 5 Agustus 2025.

Baca Juga

Wali Kota Makassar Raih Penghargaan TP2DD Terbaik 2026

Harga Beras 135 Kabupaten/Kota Naik, Kemendagri Minta Evaluasi

Penghargaan Kemendagri Jadi Pemicu Pemkot Makassar Perkuat Layanan Dasar

JAKARTA, theopini.id – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan, perlunya kepemimpinan hijau (green leadership) di tingkat pemerintah daerah untuk menjawab tantangan perubahan iklim yang kian mendesak.

Menurutnya, penanganan krisis iklim tidak cukup hanya dengan alokasi anggaran, tetapi juga memerlukan keberanian politik, perubahan budaya birokrasi, dan aksi nyata yang konsisten.

Baca Juga: Wamendagri Bima Arya Pacu Provinsi Bali Maksimalkan Pengelolaan Sampah

“Sekali lagi Bapak-Ibu sekalian, ini bukan sekadar mendukung buat event setiap momentum peringatan. Bukan juga sekadar mengalokasikan sedikit [anggaran] supaya terlihat dari Kemendagri, tetapi ini adalah tentang Green Leadership, membangun model kepemimpinan hijau,” ujar Bima saat berbicara dalam Konferensi Nasional Pendanaan Ekologis 2025 di Jakarta, Selasa, 5 Agustus 2025.

Bima menyampaikan keprihatinannya terhadap dampak perubahan iklim yang semakin ekstrem. Ia mengutip pernyataan Sekjen PBB yang menyebut dunia telah beralih dari “global warming” ke “global boiling,” sebuah istilah yang menegaskan bahwa situasi saat ini sudah sangat genting.

“Global warming to global boiling. Nah, Bapak-Ibu sekalian kita mau ngapain dalam konteks ini. Angka-angkanya itu betul-betul membuat kita harusnya punya awareness yang sama kuat dengan para aktivis-aktivis global,” ujarnya.

Ia mencontohkan bagaimana gerakan anak muda seperti Greta Thunberg di dunia internasional, dan kelompok Pandawara di Indonesia menunjukkan kegelisahan generasi baru terhadap kelambanan para pemimpin dalam merespons isu lingkungan. Menurutnya, kritik-kritik seperti itu seharusnya menjadi alarm bagi para pengambil kebijakan.

Lebih jauh, ia menyampaikan, komitmen terhadap lingkungan tidak bisa berhenti pada agenda seremonial semata, seperti Earth Hour atau Car Free Day.

“Menyelenggarakan Earth Hour ini bukannya sebatas event. Ini bukan hanya soal balai kota mati lampu dan ada lilin, enggak. Tapi pesannya yang sangat kuat harus ada konsistensi dalam bentuk kebijakan,” katanya.

Ia juga mengingatkan, bila Indonesia masih mempertahankan pola pembangunan ekonomi yang lama tanpa transformasi ekologis, maka cita-cita Indonesia Emas 2045 akan sulit dicapai.

“Kalau ekonomi pembangunan kita business as usual, modelnya sama saja, hilirisasi energi enggak ada, carbon trading kita enggak paham, maka kita enggak akan bisa Indonesia Emas tahun 2045,” ungkapnya.

Ia pun mendorong DPRD dan kepala daerah agar tidak ragu mengetuk palu anggaran yang berpihak pada keberlanjutan.

Baca Juga: Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Efisiensi dalam Pengelolaan APBD

Dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), kata Bima, pemerintah pusat bisa memantau sejauh mana komitmen daerah terhadap pendanaan dan kebijakan lingkungan.

Sebagai bentuk apresiasi atas komitmen tersebut, dalam kesempatan itu Bima menyerahkan Penganugerahan Ecological Fiscal Transfer (EFT) kepada tujuh pemerintah daerah, yaitu Provinsi Kalimantan Utara, Kabupaten Bulungan, Kabupaten Siak, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Maros, dan Kota Sabang.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #BimaAryaSugiarto#Jakarta#Kemendagri#Wamendagri
ShareSendTweet
Previous Post

Anwar Hafid Dorong BUMD Pangan untuk Pemerataan Harga dan Perkuat Ekonomi Lokal

Next Post

Parimo Andalkan Pangan Lokal Atasi Stunting Lewat Keranjang Dashat

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Hari Desa Nasional 2027, Mendes Targetkan Ekonomi Desa Bangkit

Hari Desa Nasional 2027, Mendes Targetkan Ekonomi Desa Bangkit

10 Oktober 2026
Kemenag Verifikasi 4,6 Juta Santri, Ubah Pendataan dari Agregat ke BNBA

Kemenag Verifikasi 4,6 Juta Santri, Ubah Pendataan dari Agregat ke BNBA

4 Oktober 2026
KNMP Diperkuat, Pemerintah Dorong Ekosistem Perikanan Terintegrasi

KNMP Diperkuat, Pemerintah Dorong Ekosistem Perikanan Terintegrasi

25 September 2026
Harga Beras 135 Kabupaten/Kota Naik, Kemendagri Minta Evaluasi

Harga Beras 135 Kabupaten/Kota Naik, Kemendagri Minta Evaluasi

21 September 2026
Mendes PDT Dorong KNMP Jadi Sumber Pendapatan Asli Desa

Mendes PDT Dorong KNMP Jadi Sumber Pendapatan Asli Desa

15 September 2026
Sri Suparni Bahlil Tekankan Peran Perempuan dalam Edukasi Hemat Listrik

Sri Suparni Bahlil Tekankan Peran Perempuan dalam Edukasi Hemat Listrik

2 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

15 Oktober 2026
Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Uji Tanah Kantor Baru Wali Kota Gorontalo Masuki Tahap Pengeboran

Uji Tanah Kantor Baru Wali Kota Gorontalo Masuki Tahap Pengeboran

15 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Kenal Lewat Facebook, Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Banggai Berlanjut ke Jaksa

Kenal Lewat Facebook, Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Banggai Berlanjut ke Jaksa

10 Oktober 2026
Kabut Asap Ancam Kesehatan Warga, Anwar Hafid Imbau Gunakan Masker

Kabut Asap Ancam Kesehatan Warga, Anwar Hafid Imbau Gunakan Masker

11 Oktober 2026
Wabup Parimo Ajak Generasi Muda Teladani Akhlak Rasulullah SAW

Wabup Parimo Ajak Generasi Muda Teladani Akhlak Rasulullah SAW

11 Oktober 2026
Pemkot Makassar Kaji Pasar Hewan Terpadu, Revitalisasi RPH Mulai Dimatangkan

Pemkot Makassar Kaji Pasar Hewan Terpadu, Revitalisasi RPH Mulai Dimatangkan

9 Oktober 2026
Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d