141.282 Warga Sulteng Terlayani, BERANI Sehat Perluas Akses Kesehatan Gratis

PALU, theopini.id Sebanyak 141.282 warga Sulawesi Tengah telah terlayani melalui Program BERANI Sehat. Angka ini, menjadi bukti nyata perluasan akses layanan kesehatan gratis yang digagas Gubernur H Anwar Hafid dan Wakil Gubernur dr Reny A. Lamadjido.

“Total sudah 141.282 masyarakat yang merasakan manfaat Program BERANI Sehat,” ujar Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido, dalam keterangannya, Rabu, 11 Februari 2026.

Baca Juga: BERANI Sehat Dongkrak Kepesertaan JKN Sepanjang 2025

Program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tersebut, menjangkau seluruh kabupaten dan kota. Kabupaten Parigi Moutong tercatat sebagai daerah dengan penerima manfaat terbanyak, yakni 25.914 warga, disusul Kabupaten Sigi sebanyak 23.415 warga.

Di Kota Palu, sebanyak 21.385 masyarakat telah mengakses layanan kesehatan gratis. Sementara itu, Kabupaten Banggai mencatat 15.679 penerima manfaat, Buol 12.973 warga, dan Donggala 12.949 warga.

Di Kabupaten Poso, sebanyak 8.133 masyarakat telah terlayani, disusul Toli-Toli dengan 7.740 warga. Untuk wilayah kepulauan dan daerah lainnya, Banggai Kepulauan tercatat 4.790 warga, Banggai Laut 2.532 warga, Tojo Una-Una 2.584 warga, Morowali 2.705 warga, serta Morowali Utara sebanyak 483 warga.

Reny menegaskan, capaian ratusan ribu penerima manfaat tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan berpihak kepada rakyat.

Meski demikian, ia mengakui angka tersebut masih akan terus ditingkatkan agar pemerataan layanan kesehatan benar-benar terwujud.

Baca Juga: Pemda Sigi Gelar Rakor Tindak Lanjut Program BERANI Sehat

“Pelayanan dan infrastruktur kesehatan akan terus kami perkuat, agar masyarakat hingga ke pelosok dapat memperoleh layanan yang layak dan mudah dijangkau,” tegasnya.

Melalui BERANI Sehat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menargetkan akses kesehatan gratis dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat sistem kesehatan daerah yang lebih adil dan merata.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar