the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Nasional

Mendagri Minta Pemda Kembangkan Potensi Ekraf Melibatkan Generasi Muda

the OPINIbythe OPINI
26 November 2024
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
the OPINIbythe OPINI
26 November 2024
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
Mendagri Minta Pemda Kembangkan Potensi Ekraf Melibatkan Generasi Muda

Mendagri, Muhammad Tito Karnavian, usai rapat dengan Menekraf Teuku Riefky Harsya di Jakarta, Selasa, 26 November 2024. (Foto: istimewa)

JAKARTA, theopini.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta Pemerintah Daerah (Pemda) mengembangkan potensi Ekonomi Kreatif (Ekraf), yang melibatkan generasi muda.

“Kemendagri ini kan pembina dan pengawas Pemda, kita akan mendorong semua daerah untuk lebih fokus, untuk pengembangan Ekraf, dan mereka sadar potensi kreativitas anak-anak muda, warga di daerahnya masing-masing,” kata Mendagri, usai rapat dengan Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya di Jakarta, Selasa, 26 November 2024.

Baca Juga: Jelang Voting Day, Kemendagri Instruksikan Penundaan Sementara Distribusi Bansos

Ia mengungkapkan, pengembangan Ekraf di daerah akan memberikan dampak positif, di antaranya bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), menambah Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), membuka lapangan kerja bagi anak muda, hingga mendukung kondisi keamanan daerah.

Baca Juga

Pemda Parimo Perketat Pengawasan Harga Beras dan Ikan untuk Kendalikan Inflasi

Gubernur dan Wagub Sulteng Hadiri Rakornas 2026, Perkuat Sinergi Pusat–Daerah

“Akan memberikan kontribusi untuk ekonomi, sekaligus juga membuat situasi lebih aman,” ujarnya.

Pihaknya juga menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo Subianto, yang telah mendirikan Kementerian Ekonomi Kreatif, dalam merespons perkembangan industri kreatif dunia.

Ia menjelaskan, Ekraf menjadi sarana baru dalam pertumbuhan ekonomi yang bisa memberikan pendapatan bagi pemerintah pusat maupun daerah.

“Secara global, Ekraf ini betul-betul mesin baru pertumbuhan ekonomi, a new engine of growth, itu bisa mendatangkan penghasilan, pendapatan secara ekonomi, juga bisa membuka lapangan kerja baru,” terangnya.

Di sisi lain, Menekraf Teuku Riefky Harsya menambahkan, pengembangan Ekraf bersentuhan langsung dengan Pemda.

Ke depan, ia berharap perkembangan Ekraf tidak hanya diinisiasi dari pusat, tapi juga daerah dengan sentuhan kekhasannya masing-masing.

Kementerian Ekonomi Kreatif dan Kemendagri, kata dia, juga akan menyusun program prioritas berkaitan dengan industri kreatif, dalam rangka mendukung Asta Cita.

Baca Juga: Wamendagri Dampingi Menko PMK Tinjau Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi

“Kita berharap ke depan bahwa perkembangan ekonomi kreatif itu bukan hanya dari pusat ke daerah, tapi justru dari daerah untuk kepentingan kabupatennya, provinsinya, bahkan nasional, bahkan satu saat mendunia. Nah, pertemuan tadi kami merasakan bahwa akan ada angin segar untuk pelaku ekonomi kreatif di daerah,” tandasnya.

Tags: #Manekraf#Mendagri
ShareSendTweet
Previous Post

Pilkada 2024, 8.000 Orang di Parimo Terancam Tak Bisa Gunakan Hak Pilihnya

Next Post

H-1 Voting Day, Kapolres Parimo: Wilayah Berpotensi Rawan Terpantau Aman

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Kemendes PDT dan Kemenkes Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan di Desa

Kemendes PDT dan Kemenkes Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan di Desa

6 Juli 2026
Presiden Prabowo Apresiasi Petani dan Nelayan atas Peningkatan Produksi Pangan Nasional

Presiden Prabowo Apresiasi Petani dan Nelayan atas Peningkatan Produksi Pangan Nasional

24 Juni 2026
Mendes Yandri: Sudah Ada 339 Desa Ekspor, BUMDesa Ikut Dukung Program MBG

Mendes Yandri: Sudah Ada 339 Desa Ekspor, BUMDesa Ikut Dukung Program MBG

10 Juni 2026
Kemendes PDT Fokus Tuntaskan 6.000 Desa Tertinggal di 30 Kabupaten Prioritas

Kemendes PDT Fokus Tuntaskan 6.000 Desa Tertinggal di 30 Kabupaten Prioritas

8 Juni 2026
Beremui Dubes China, Mendes Yandri Dorong Kerja Sama Tekan Ketimpangan Desa Tertinggal

Bertemu Dubes China, Mendes Yandri Dorong Kerja Sama Tekan Ketimpangan Desa Tertinggal

15 April 2026
Mendes Yandri Minta Desa Tematik Dukung MBG, Luruskan Isu Dana Desa

Mendes Yandri Minta Desa Tematik Dukung MBG, Luruskan Isu Dana Desa

12 April 2026

ARTIKEL TERKINI

Wagub Sulteng Dorong OPD Utamakan Pencegahan dalam Tata Kelola Pemerintahan

Wagub Sulteng Dorong OPD Utamakan Pencegahan dalam Tata Kelola Pemerintahan

13 Juli 2026
Dinkes Parimo Pastikan Temuan BPK Pengadaan Obat Tak Timbulkan Kerugian Daerah

Dinkes Parimo Pastikan Temuan BPK Pengadaan Obat Tak Timbulkan Kerugian Daerah

13 Juli 2026
Pansus DPRD Parimo Usut Dugaan Perbedaan Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar

Pansus DPRD Parimo Usut Dugaan Perbedaan Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar

13 Juli 2026
Bupati Banggai Minta Pengurus Empat Cabor KONI Fokus Cetak Atlet Berprestasi

Bupati Banggai Minta Pengurus Empat Cabor KONI Fokus Cetak Atlet Berprestasi

13 Juli 2026
Polres Banggai Gagalkan Peredaran Sabu di Toili, Dua Terduga Pengedar Ditangkap

Polres Banggai Gagalkan Peredaran Sabu di Toili, Dua Terduga Pengedar Ditangkap

13 Juli 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Polres Banggai Gagalkan Peredaran Pil THD Diduga Sasar Pelajar, Emak-emak Ditangkap

Polres Banggai Gagalkan Peredaran Pil THD Diduga Sasar Pelajar, Emak-emak Ditangkap

9 Juli 2026
Polres Banggai Gagalkan Peredaran Sabu di Toili, Dua Terduga Pengedar Ditangkap

Polres Banggai Gagalkan Peredaran Sabu di Toili, Dua Terduga Pengedar Ditangkap

13 Juli 2026
DPRD Maros Jadikan Banggai Rujukan Pelaksanaan Program Pembangunan

DPRD Maros Jadikan Banggai Rujukan Pelaksanaan Program Pembangunan

9 Juli 2026
Dinkes Parimo Pastikan Temuan BPK Pengadaan Obat Tak Timbulkan Kerugian Daerah

Dinkes Parimo Pastikan Temuan BPK Pengadaan Obat Tak Timbulkan Kerugian Daerah

13 Juli 2026
Pemda Parimo Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp1,448 Triliun

Pemda Parimo Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp1,448 Triliun

13 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Indeks Berita
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Pengumuman Pendaftaran Calon Gubernur dan Wakil Gubernur
  • Ramadan
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Terms of Service
  • the OPINI

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In