the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kemnaker Tetapkan Tiga Syarat bagi Negara yang Jadi Tujuan TKI

the OPINIbythe OPINI
25 Januari 2022
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
the OPINIbythe OPINI
25 Januari 2022
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2 mins read
Kemnaker Tetapkan Tiga Syarat bagi Negara yang Jadi Tujuan TKI

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. (Foto : Istimewa)

Baca Juga

Berkunjung ke Kemnaker, Bupati Parimo Soroti Kualitas Kerja dan Akses Pelatihan

Menkomdigi Meutya Hafid Umumkan Migrasi e-SIM Demi Ruang Digital yang Aman

Bima Arya Tekankan Pentingnya Digitalisasi untuk Persempit Ruang Korupsi

Theopini.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus berupaya melindungi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang sedang bekerja di luar negeri. Salah satunya, dengan menetapkan tiga syarat bagi negara yang akan menjadi tujuan bekerja.

“Pekerja migran hanya boleh bekerja, bila negara tujuan mereka memenuhi tiga syarat itu,” tegas Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI, dikutip dari CNNIndonesia, Senin 24 Januari 2022.

Menurutnya, syarat pertama, Indonesia memiliki kerja sama bilateral secara tertulis dengan negara tujuan pekerja.

Kedua, negara tujuan memiliki peraturan tenaga kerja asing. Ketiga, negara tujuan juga memiliki sistem jaminan sosial untuk melindungi pekerja asing

Dia mengatakan, syarat itu sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Syarat diberlakukan guna mencegah pekerja migran menjadi objek perdagangan orang.

“Ini adalah momentum baik, di mana isu penempatan pekerja migran di Malaysia menjadi perhatian bersama. Kami ingin bahwa pekerja Indonesia bekerja secara prosedural dan ingin menghindarkan pekerja kita dari perdagangan orang,” kata dia.

Selain menetapkan syarat itu, Ida mengatakan Kemnaker tengah mengupayakan beberapa nota kesepahaman (MoU) dengan berbagai negara seperti Arab Saudi, Korea Selatan, Malaysia, Jepang, dan Taiwan.

Misalnya, Arab Saudi dan Malaysia masih membangun pilot project One Channel System for Limited Placement, Korea Selatan membentuk skema Employment Permit System, Jepang membentuk skema PMI Specific Skill Workers, dan Taiwan membahas perlindungan PMI Anak Buah Kapal (ABK) di Taiwan.

“Beberapa isu penting yang diangkat (PMI di Malaysia) antara lain One Channel System sebagai satu-satunya mekanisme penempatan PMI sektor domestik, memastikan besaran gaji, spesifikasi jabatan PMI, dan endorsement perjanjian kerja sebagai syarat penerbitan visa kerja,” kata dia.

Terkait PMI di Malaysia, Ida mengatakan bahwa pembahasan nota kesepahaman masih berjalan. Ia pun mengklaim telah bertemu dengan Kementerian Sumber Manusia (KSM) Malaysia dan akan bertemu dengan Kementerian Dalam Negeri (KDN) Malaysia esok hari.

“Dua kementerian ini yang memimpin penempatan pekerja migran Indonesia. Beberapa komitmen sudah dibangun seperti hanya ada one channel system, besaran gaji minimal harus dipastikan, ada spesifikasi jabatan. Sejauh ini keinginan untuk melindungi pekerja migran sudah disetujui,” ucapnya.

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #Indonesia#Kemnaker#TKI
Previous Post

Antisipasi Omicron, Warga Desa Diminta Tidak Panik dan Tetap Siaga

Next Post

Pengembangan Industri Halal, Pemerintah Dukung Tumbuhnya LPH Baru

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Yandri Dorong Program Biomassa Menjangkau Lebih Banyak Desa

Yandri Dorong Program Biomassa Menjangkau Lebih Banyak Desa

31 Oktober 2026
Wali Kota Gorontalo Ingatkan Penerima Bantuan UEP Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Wali Kota Gorontalo Ingatkan Penerima Bantuan UEP Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

31 Oktober 2026
Kementerian Transmigrasi Kaji Potensi Ekonomi Kawasan Bahari Tomini Raya

Kementerian Transmigrasi Kaji Potensi Ekonomi Kawasan Bahari Tomini Raya

30 Oktober 2026
PT BMG Targetkan Revitalisasi SIKIM Kelapa Terpadu Mulai Januari 2027

PT BMG Targetkan Revitalisasi SIKIM Kelapa Terpadu Mulai Januari 2027

28 Oktober 2026
Bappelitbangda Parimo Dorong Penguatan UMKM dan Promosi Produk Lokal

Bappelitbangda Parimo Dorong Penguatan UMKM dan Promosi Produk Lokal

28 Oktober 2026
Stok BBM Subsidi di Parimo Cukup, Pertamina Patra Niaga Soroti Penyalahgunaan

Stok BBM Subsidi di Parimo Cukup, Pertamina Patra Niaga Soroti Penyalahgunaan

27 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Kebakaran di Moutong Barat, Rumah, Kios hingga Dua Mobil Hangus

Kebakaran di Moutong Barat, Rumah, Kios hingga Dua Mobil Hangus

31 Oktober 2026
Motor Mogok Jadi Sasaran, Polresta Banggai Bekuk 3 Pelaku Curanmor di Karaton

Motor Mogok Jadi Sasaran, Polresta Banggai Bekuk 3 Pelaku Curanmor di Karaton

31 Oktober 2026
42,5 Hektare Lahan Terbakar, BPBD Parimo Kerahkan Tim Gabungan

42,5 Hektare Lahan Terbakar, BPBD Parimo Kerahkan Tim Gabungan

31 Oktober 2026
Tujuh Ruas Jalan di Kota Gorontalo Diperbaiki, Ini Sumber Anggarannya

Tujuh Ruas Jalan di Kota Gorontalo Diperbaiki, Ini Sumber Anggarannya

31 Oktober 2026
Yandri Dorong Program Biomassa Menjangkau Lebih Banyak Desa

Yandri Dorong Program Biomassa Menjangkau Lebih Banyak Desa

31 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Kebakaran di Moutong Barat, Rumah, Kios hingga Dua Mobil Hangus

Kebakaran di Moutong Barat, Rumah, Kios hingga Dua Mobil Hangus

31 Oktober 2026
Patroli KRYD, Polres Parimo Amankan Terduga Pelaku Curanmor di Balinggi

Patroli KRYD, Polres Parimo Amankan Terduga Pelaku Curanmor di Balinggi

30 Oktober 2026
Pemda Parimo Tinjau Lahan untuk Rencana Akses Jalan Menuju Kodim

Pemda Parimo Tinjau Lahan untuk Rencana Akses Jalan Menuju Kodim

30 Oktober 2026
42,5 Hektare Lahan Terbakar, BPBD Parimo Kerahkan Tim Gabungan

42,5 Hektare Lahan Terbakar, BPBD Parimo Kerahkan Tim Gabungan

31 Oktober 2026
Pemda Parimo Hitung Kebutuhan BBM Petani dan Nelayan untuk Evaluasi Kuota

Pemda Parimo Hitung Kebutuhan BBM Petani dan Nelayan untuk Evaluasi Kuota

29 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d