the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Nasional

Sekjen Kemendagri: Pemimpin Daerah Harus Hadir Kendalikan Harga

the OPINIbythe OPINI
23 Juni 2025
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
the OPINIbythe OPINI
23 Juni 2025
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
Sekjen Kemendagri: Pemimpin Daerah Harus Hadir Kendalikan Harga

Sekjen Kemendagri, Tomsi Tohir saat pimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang berlangsung hybrid dari Jakarta, Senin, 23 Juni 2025. (Foto: IST)

Baca Juga

Wali Kota Makassar Raih Penghargaan TP2DD Terbaik 2026

Harga Beras 135 Kabupaten/Kota Naik, Kemendagri Minta Evaluasi

Penghargaan Kemendagri Jadi Pemicu Pemkot Makassar Perkuat Layanan Dasar

JAKARTA, theopini.id — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir menegaskan, kepala daerah tidak bisa hanya bersandar pada data statistik ketika harga-harga melonjak.

Ia meminta pimpinan daerah yang wilayahnya mencatat kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) tinggi untuk segera turun tangan dan memastikan kestabilan harga kebutuhan pokok.

Baca Juga: Sekda Diminta Jadi Motor Ekonomi Daerah dan Akselerator Program Nasional

Tomsi mengingatkan, fluktuasi IPH bukan sekadar angka, melainkan berdampak langsung pada daya beli masyarakat.

“Bapak-Ibu sekalian, yang termasuk IPH-nya tinggi, tolong berupaya sekeras-kerasnya. Karena ini bukan hanya masalah data, tetapi masyarakat merasakan harganya naik,” tegas Tomsi dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025 yang berlangsung hybrid dari Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin, 23 Juni 2025.

Lima kabupaten tercatat dengan IPH tertinggi pada periode terakhir, yaitu Bombana (3,77%), Lamongan (3,32%), Donggala (3,3%), Poso (2,96%), dan Buton (2,87%).

Ia pun meminta agar pemerintah daerah tidak menunda koordinasi dan evaluasi kebijakan, khususnya yang berkaitan dengan komoditas pangan strategis.

“Kita bekerja betul-betul untuk melayani masyarakat tersebut. Terutama di daerah kita masing-masing,” ujarnya.

Ia menyebut beberapa komoditas yang konsisten mendorong inflasi, antara lain beras, cabai rawit, cabai merah, bawang merah, telur ayam, dan minyak goreng.

Menurutnya, pengendalian harga di pasar-pasar lokal perlu melibatkan langkah nyata seperti intervensi pasokan, operasi pasar, dan kolaborasi dengan distributor.

Di tingkat provinsi, inflasi year-on-year tertinggi pada Mei 2025 tercatat di Papua Pegunungan (5,75%), diikuti Sulawesi Barat (3,21%), Sulawesi Tengah (2,61%), dan beberapa provinsi lainnya. Meski sembilan dari sepuluh provinsi masih dalam batas target nasional, Tomsi tetap mengingatkan agar tidak lengah.

“Saya berharap, bagi kepala daerah yang dimaksud, yang inflasinya tinggi, untuk segera rapat dan mengevaluasi di mana letak tingginya, dan bisa berkoordinasi dengan BPS setempat,” ujarnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan dan Lebaran, Kemendagri Tekankan Konsolidasi Pengendalian Inflasi

Di level kabupaten, Jayawijaya, Luwuk, Minahasa Utara, dan Tolitoli menjadi daerah dengan inflasi paling tinggi.

Meski secara umum inflasi nasional masih terkendali, Kemendagri menegaskan pentingnya deteksi dini dan kecepatan reaksi pemerintah daerah agar masyarakat tidak terus menanggung beban kenaikan harga.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #Kemendagri#SekjenKemendagri#TomsiTohir
ShareSendTweet
Previous Post

Libur Sekolah Berpotensi Picu Inflasi, Pemda Diminta Perkuat Antisipasi

Next Post

Warga Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Oncone Raya, Puluhan Mesin Dibakar

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Kemenag Verifikasi 4,6 Juta Santri, Ubah Pendataan dari Agregat ke BNBA

Kemenag Verifikasi 4,6 Juta Santri, Ubah Pendataan dari Agregat ke BNBA

4 Oktober 2026
KNMP Diperkuat, Pemerintah Dorong Ekosistem Perikanan Terintegrasi

KNMP Diperkuat, Pemerintah Dorong Ekosistem Perikanan Terintegrasi

25 September 2026
Harga Beras 135 Kabupaten/Kota Naik, Kemendagri Minta Evaluasi

Harga Beras 135 Kabupaten/Kota Naik, Kemendagri Minta Evaluasi

21 September 2026
Mendes PDT Dorong KNMP Jadi Sumber Pendapatan Asli Desa

Mendes PDT Dorong KNMP Jadi Sumber Pendapatan Asli Desa

15 September 2026
Sri Suparni Bahlil Tekankan Peran Perempuan dalam Edukasi Hemat Listrik

Sri Suparni Bahlil Tekankan Peran Perempuan dalam Edukasi Hemat Listrik

2 September 2026
Meneladani Rasulullah SAW Tak Cukup dengan Cinta, Menag Tekankan Istiqamah

Meneladani Rasulullah SAW Tak Cukup dengan Cinta, Menag Tekankan Istiqamah

25 Agustus 2026

ARTIKEL TERKINI

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 125 km Tenggara BITUNG-SULUT

9 Oktober 2026
Tersesat Saat Mencari Kayu Bakar, Lansia 70 Tahun Ditemukan Selamat di Sigi

Tersesat Saat Mencari Kayu Bakar, Lansia 70 Tahun Ditemukan Selamat di Sigi

8 Oktober 2026
Ditinjau Usai Diresmikan, Bupati Parimo: Labkesmas Perkuat Sistem Kesehatan Berbasis Data

Ditinjau Usai Diresmikan, Bupati Parimo: Labkesmas Perkuat Sistem Kesehatan Berbasis Data

8 Oktober 2026
Warga Pondok Karya Terancam Digusur, Pemprov Sulteng Diminta Hadir

Warga Pondok Karya Terancam Digusur, Pemprov Sulteng Diminta Hadir

8 Oktober 2026
Pemda Parimo Gandeng BNNK Poso Perkuat Pencegahan Narkoba

Pemda Parimo Gandeng BNNK Poso Perkuat Pencegahan Narkoba

8 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Munafri Usul Rasio Rumah dan Sekolah Disesuaikan dalam Pengembangan Hunian Makassar

Munafri Usul Rasio Rumah dan Sekolah Disesuaikan dalam Pengembangan Hunian Makassar

7 Oktober 2026

Gempa Bumi Terkini 5.3 M Guncang 219 km TimurLaut TARAKAN-KALTARA

6 Oktober 2026
Pencarian Nelayan Hilang Kontak di Touna Hari Kedua Masih Nihil

Pencarian Nelayan Hilang Kontak di Touna Hari Kedua Masih Nihil

3 Oktober 2026

Gempa Bumi Terkini 5.8 M Guncang 230 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT

8 Oktober 2026
Warga Pondok Karya Terancam Digusur, Pemprov Sulteng Diminta Hadir

Warga Pondok Karya Terancam Digusur, Pemprov Sulteng Diminta Hadir

8 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d